Basarnas Sulteng Gelar Simulasi Penyelamatan di Objek Wisata Malotong Touna
- 25 Jul 2026 14:46 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Suasana tegang mendadak menyelimuti kawasan objek wisata permandian Kelurahan Malotong Kecamatan Ampana Kota Tojo Una Una. Sebanyak delapan orang pria dilaporkan mengalami cedera ringan hingga patah tulang kaki akibat benturan speed boat di perairan wisata tersebut.
Namun, warga sekitar tidak perlu panik berkepanjangan, di sebabkan kejadian menegangkan ini ternyata merupakan bagian dari skenario latihan darurat dalam kegiatan simulasi penyelamatan yang dihelat oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Sulawesi Tengah bersama puluhan peserta pelatihan.
Dalam simulasi penanganan kecelakaan air tersebut, tim penyelamat yang terbagi menjadi dua kelompok langsung bergerak cepat melakukan evakuasi korban dari dalam air.
Para korban yang mengalami cedera segera diamankan menggunakan basket stretcher (tandu keranjang air) menuju daratan. Setibanya di darat, tim medis langsung memberikan pertolongan pertama penanganan medis darurat.
Selanjutnya, para korban diangkat menggunakan tandu lipat secara estafet dan segera dilarikan ke unit mobil ambulans yang bersiaga di lokasi kejadian.Aksi penyelamatan yang berlangsung dramatis dan terstruktur ini sontak menarik perhatian besar dari warga setempat serta para pengunjung yang memadati area wisata Malotong.
Meskipun dikemas sangat nyata layaknya insiden sungguhan, kegiatan ini murni merupakan Simulasi Pelatihan Penyelamatan Pariwisata. Program terpadu ini diinisiasi langsung oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Sulawesi Tengah serta Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-una.
Sebanyak 40 orang peserta yang terdiri atas unsur pengelola wisata, potensi SAR, dan instansi terkait tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan intensif ini. Melalui simulasi tersebut, para peserta digembleng untuk memiliki kesiapan mental, keterampilan teknis, serta standar operasional prosedur (SOP) yang optimal dalam menghadapi potensi darurat di destinasi wisata bahari.
Kepala Dinas Pariwisata Tojo Una Una Asrin Soga, di temui Sabtu 25 Juli 2026 meyampaikan apresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut, menurutnya pelatihan penyelamatan itu adalah bentuk komitmen pemerintah akan jaminan keselamatan bagi wisatawan atau pengunjung destinasi wisata.
“Alhamdulillah kita kususnya di Tojo Una Una sudah ada unit reaksi cepat dalam menangani potensi darurat di destinasi wisata bahari, ini juga bentuk komitmen dan jaminan keselamatan dari pemerintah saat terjadi musibah,” ujar Asrin.
Pemerintah daerah berharap, peningkatan kapasitas SDM pariwisata ini mampu menjamin keamanan serta kenyamanan para pelancong yang berkunjung ke destinasi unggulan di Kabupaten Tojo Una-una dan Sulawesi Tengah secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....