GPM Upaya Polres Touna Membantu Pemenuhan Kebutuhan Pangan Masyarakat
- 18 Jun 2026 20:49 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una melalui Satuan Binmas (Sat Binmas) menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri di wilayah Kecamatan Ratolindo, Kamis 18 Juni 2026 pagi.
Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa kepolisian siap membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di lapangan.
Kapolres Tojo Una-Una melalui Kasat Binmas AKP Agus Habibie menjelaskan bahwa dalam kegiatan GPM kali ini, pihaknya menyasar kebutuhan mendasar masyarakat dengan menyediakan komoditas penting seperti beras dan minyak goreng dengan harga yang jauh lebih terjangkau.
“Hari ini personel Sat Binmas Polres Touna turun langsung melaksanakan giat penjualan beras murah SPHP dan Minyak Kita kemasan satu liter. Program GPM Polri ini sengaja kami hadirkan di tengah masyarakat Kecamatan Ratolindo untuk memastikan warga bisa mendapatkan pangan berkualitas dengan harga murah,” ujarnya.
Menurutnya, dalam operasi pasar murah yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini, pihak kepolisian menyiapkan stok yang sangat memadai untuk memenuhi permintaan warga.
Komoditas Beras SPHP, Sat Binmas menyediakan stok awal sebanyak 2.900 kilogram atau setara dengan 580 karung.
“Hingga kegiatan selesai siang ini, beras SPHP telah tersalurkan sebanyak 120 kilogram atau 24 karung, sehingga sisa stok akhir yang kami amankan saat ini sebanyak 2.780 kilogram atau 556 karung,” jelas Kasat Binmas.
Bahan lainnya seperti Minyak Kita kemasan 1 liter, Polres Touna menggelontorkan stok awal sebanyak 937 liter.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 liter minyak goreng habis terjual kepada masyarakat, tersisa stok sebanyak 903 liter.
Kasat Binmas AKP Agus menegaskan, program Gerakan Pangan Murah ini akan terus dipantau dan dievaluasi agar pelaksanaannya tepat sasaran.
Kehadiran Polri untuk memperkuat sektor ketahanan pangan, diharapkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari ditengah himpitan ekonomi akibat mahalnya kebutuhan pokok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....