Lapas Luwuk Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Gempa Palu
- 17 Jun 2026 21:33 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Banggai - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menggelar doa bersama lintas agama sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Palu dan sekitarnya, Rabu 17 Juni 2026.
Kegiatan tersebut diikuti petugas lapas dan warga binaan yang melaksanakan doa secara serentak di tiga rumah ibadah yang berada di lingkungan lapas, yakni Masjid At-Taubah, Gereja El-Roy, dan Pura Maitri Santhi.
Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud solidaritas dan empati warga binaan terhadap para korban bencana.
Menurutnya, meskipun sedang menjalani masa pembinaan, warga binaan tetap memiliki kepedulian terhadap sesama dan ingin memberikan dukungan moral melalui doa.
"Meskipun raga mereka sedang berada di dalam jeruji untuk menjalani masa pembinaan, hati dan doa mereka tetap menyatu dengan masyarakat di luar, khususnya bagi para korban gempa di Palu. Kita mengetuk pintu langit bersama-sama, memohon keselamatan dan kekuatan," ujar Bahrun.
Suasana khidmat terlihat selama pelaksanaan kegiatan. Di Masjid At-Taubah, warga binaan muslim melaksanakan zikir dan doa bersama untuk keselamatan masyarakat terdampak gempa. Sementara di Gereja El-Roy, warga binaan Nasrani mengikuti ibadah dan doa syafaat bagi para korban serta proses pemulihan wilayah terdampak.
Di Pura Maitri Santhi, warga binaan beragama Hindu melaksanakan persembahyangan Kramaning Sembah dengan harapan kondisi segera pulih dan masyarakat diberikan ketabahan menghadapi musibah.
Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku bersyukur dapat terlibat dalam aksi kemanusiaan itu. Menurutnya, meski tidak dapat membantu secara langsung, doa menjadi bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada para korban.
"Kami sangat merasakan duka yang dialami oleh saudara-saudara kita di Palu. Meskipun kami berada di sini dan tidak bisa membantu secara fisik maupun materi, melalui doa bersama lintas agama ini kami berharap situasi segera pulih dan para korban diberikan ketabahan," ungkapnya.
Kegiatan doa bersama lintas agama tersebut berlangsung aman dan tertib. Selain menjadi bentuk dukungan moral bagi korban gempa, kegiatan itu juga mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial yang terus terjaga di lingkungan Lapas Kelas IIB Luwuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....