Wakapolres Touna Tekankan Peran Strategis Bhabinkamtibmas di Desa
- 16 Jun 2026 12:51 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Ampana - Wakapolres Tojo Una-Una, Kompol Junus Joni Achpah, menegaskan pentingnya peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri. Yakni dalam menjaga keamanan, membangun kemitraan, serta menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat desa.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Bhabinkamtibmas. Kegiatan itu dirangkaikan dengan pembekalan penyelesaian masalah melalui pendekatan Problem Solving dan Restorative Justice (RJ) di Aula Bhakti Satria Polres Tojo Una-Una, Senin 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Binmas AKP Agus Habibie, Kasat Reskrim AKP Muhammad Syarif, serta seluruh personel Bhabinkamtibmas dari jajaran Polres Tojo Una-Una.
Dalam arahannya, Junus meminta para Bhabinkamtibmas untuk mendorong terbentuknya ruang penyelesaian masalah di setiap desa melalui sinergi tiga pilar, yakni pemerintah desa, TNI, dan Polri. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat menjadi sarana efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan warga secara musyawarah dan berkeadilan.
“Penyelesaian masalah di tingkat desa harus diperkuat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Selain berperan sebagai mediator dalam penyelesaian masalah, Bhabinkamtibmas juga diminta lebih aktif hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat. Kehadiran anggota Polri secara langsung dinilai mampu mempererat hubungan dengan warga, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Wakapolres juga mengingatkan, agar setiap kegiatan positif yang dilakukan Polri dapat dipublikasikan secara luas kepada masyarakat. Menurutnya, informasi mengenai pelayanan dan pengabdian Polri perlu diketahui publik sebagai bentuk transparansi sekaligus upaya membangun citra positif kepolisian.
Di sisi lain, Bhabinkamtibmas diminta untuk rutin melakukan sambang ke rumah-rumah warga dan menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting, untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaan masing-masing.
"Seluruh personel agar tidak terlibat maupun memberikan perlindungan terhadap segala bentuk tindak pidana yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat," kata Junus.
Menutup arahannya, Wakapolres meminta seluruh Bhabinkamtibmas untuk selalu responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Termasuk, saat terjadi bencana alam maupun kondisi darurat lainnya.
“Bhabinkamtibmas harus hadir di tengah masyarakat, menjadi problem solver, membangun sinergi dengan seluruh elemen desa, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai penyelesaian perkara melalui pendekatan Problem Solving dan Restorative Justice oleh Kasat Reskrim AKP Muhammad Syarif. Kemudian, diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab sebelum ditutup dengan foto bersama seluruh peserta. (KL)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....