Pedagang Buah Tepi Jalan Ampana Picu Kekhawatiran Lalu Lintas

  • 16 Jun 2026 12:46 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Ampana - Sejumlah pedagang buah musiman terlihat memadati bahu Jalan Sultan Hasanudin, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una. Lapak-lapak sederhana yang berjajar di tepi jalan tersebut menarik perhatian pengguna jalan, sekaligus memunculkan kekhawatiran terkait kelancaran arus lalu lintas.

Salah seorang pedagang buah, Udin, yang berjualan di depan SMP Negeri 1 Ampana Kota, mengaku baru beberapa hari berjualan di lokasi tersebut. Menurutnya, keputusan berpindah tempat dilakukan karena hasil penjualan di lokasi sebelumnya kurang memuaskan.

"Kalau di sini saya belum lama, baru beberapa hari berjualan, dan hasilnya lumayan karena lebih banyak yang melihat dan mampir membeli," ujar Udin, saat ditemui pada Senin 15 Juni 2026.

Ia mengatakan, lokasi di tepi jalan dinilai lebih strategis karena mudah dijangkau pembeli, terutama pengendara yang melintas. Selain itu, buah yang dipajang di pinggir jalan lebih mudah menarik perhatian masyarakat.

Meski demikian, keberadaan para pedagang di bahu jalan mendapat beragam tanggapan dari pengguna jalan. Sebagian masyarakat memahami kondisi ekonomi para pedagang yang berusaha mencari nafkah, namun di sisi lain berharap aktivitas jual beli tidak mengganggu pengguna jalan.

Tiwi, salah seorang pengendara mobil yang melintas di kawasan tersebut, menilai keberadaan lapak buah di bahu jalan memang berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas. Terutama, saat kendaraan berhenti untuk berbelanja.

"Sebenarnya mengganggu kelancaran lalu lintas, apalagi kalau ada kendaraan yang parkir mendadak untuk membeli buah," katanya.

Menurutnya, diperlukan solusi yang dapat mengakomodasi kebutuhan pedagang sekaligus menjaga ketertiban lalu lintas. Ia berharap, pemerintah daerah dapat menyediakan lokasi yang lebih aman dan nyaman bagi para pedagang buah tanpa mengurangi kesempatan mereka memperoleh penghasilan.

Hingga kini, aktivitas penjualan buah di sepanjang bahu Jalan Sultan Hasanudin masih berlangsung dan cukup ramai dikunjungi pembeli, terutama pada sore hari. Diharapkan keberadaan pedagang dapat tetap tertata, sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun risiko keselamatan bagi pengguna jalan. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....