Warga Binaan Lapas Luwuk Gelar Aksi Kebersihan di Kantor Disdukcapil Banggai

  • 07 Mei 2026 17:15 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Banggai - Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Luwuk melaksanakan aksi kerja bakti membersihkan lingkungan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banggai, Kamis 7 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program asimilasi dan integrasi sosial yang bertujuan membangun kembali kepercayaan masyarakat sekaligus menunjukkan keberhasilan program pembinaan yang dijalankan di dalam Lapas.

Dalam kegiatan itu, para warga binaan membersihkan sejumlah area kantor, mulai dari memangkas rumput, membersihkan saluran air, hingga merapikan halaman dan area parkir guna menciptakan lingkungan pelayanan yang bersih dan nyaman.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan agar dapat kembali beradaptasi dengan lingkungan sosial masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan telah menjalani proses pembinaan dengan baik. Melalui kegiatan sosial seperti ini, mereka belajar kembali untuk berkontribusi dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi upaya untuk menghapus stigma negatif terhadap warga binaan serta membangun semangat perubahan menuju pribadi yang lebih baik dan produktif.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banggai, Farid Hasbullah Karim, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi yang diberikan warga binaan Lapas Luwuk.

“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih bersih dan nyaman. Kehadiran warga binaan memberikan dampak positif dan menunjukkan semangat mereka untuk berubah serta berkontribusi bagi masyarakat,” kata Farid.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat maupun pegawai Disdukcapil. Kehadiran warga binaan dalam kegiatan sosial tersebut dinilai menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada pembatasan kebebasan, tetapi juga membentuk kesiapan warga binaan untuk kembali hidup bermasyarakat secara produktif dan taat hukum.

Melalui kegiatan itu, Lapas Luwuk berharap masyarakat dapat melihat bahwa warga binaan juga memiliki kesempatan untuk berubah, berkembang, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....