Pegawai Lapas Ampana Terima Sepeda dari BNNP Sulteng
- 07 Mei 2026 16:17 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Palu : Prestasi membanggakan kembali ditorehkan jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ampana. Salah satu pegawai terbaik Lapas Ampana, Uswatun Hasana, menerima piagam penghargaan atas keberhasilannya menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa narkoba ke dalam lingkungan Lapas.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Deklarasi Zero HALINAR yang berlangsung di Halaman Lapas Kelas IIA Palu, Kamis 7 Mei 2026.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kewaspadaan, dan integritas petugas pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen kuat jajaran pemasyarakatan dalam memerangi peredaran narkoba serta mewujudkan lingkungan yang bersih dari Handphone Ilegal, Pungli, dan Narkoba (HALINAR).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komitmen bersama seluruh jajaran pemasyarakatan dan aparat penegak hukum dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas. Selain itu, kegiatan juga menjadi momentum penguatan sinergitas antarinstansi dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba, peningkatan pengawasan, serta penegakan disiplin di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, dan dihadiri jajaran Kanwil Ditjenpas Sulteng, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Kota Palu, Parigi, dan Donggala, unsur TNI dan Polri, BNNP Sulawesi Tengah, Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tengah, perwakilan Ditjen Imigrasi, hingga pihak BRI Cabang Palu.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat integritas, dimulai dengan penyerahan penghargaan kepada petugas yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika di Lapas Kelas IIB Ampana, dilanjutkan dengan deklarasi Ikrar Zero HALINAR, pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan, hingga penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberantas barang terlarang di dalam Lapas dan Rutan.
Dalam kesempatan tersebut, pegawai Lapas Ampana menerima piagam penghargaan yang dikeluarkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keberhasilan yang diraih, pegawai Lapas Ampana juga menerima bingkisan penghargaan serta hadiah berupa satu unit sepeda yang diserahkan langsung oleh Kepala BNNP Sulawesi Tengah disaksikan seluruh tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bagus Kurniawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi dan komitmen integritas jajaran pemasyarakatan dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam Lapas dan Rutan. Menurutnya, keberhasilan petugas dalam menggagalkan penyelundupan narkoba harus menjadi motivasi dan contoh positif bagi seluruh jajaran pemasyarakatan agar terus meningkatkan kewaspadaan, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, Kepala BNNP Sulawesi Tengah, Ferdinand, turut memberikan apresiasi atas sinergitas dan langkah nyata yang dilakukan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah dalam mendukung upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba.
Di tempat berbeda, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada salah satu pegawai terbaik Lapas Ampana. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi pegawai yang menerima, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh jajaran Lapas Ampana.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras, loyalitas, dan komitmen bersama seluruh pegawai dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan agar tetap bersih dari handphone ilegal, pungli, dan narkoba.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa integritas dan kewaspadaan petugas mampu memberikan dampak besar dalam menjaga keamanan Lapas. Saya berharap seluruh pegawai terus menjaga semangat, kekompakan, dan komitmen untuk mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas,” ujar Kalapas Ampana.
Melalui capaian tersebut, Lapas Kelas IIB Ampana kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Zero HALINAR serta memperkuat pengawasan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....