Lapas Luwuk Ubah Masa Pidana Jadi Masa Belajar bagi Warga Binaan
- 05 Mei 2026 22:10 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Banggai - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk terus memperkuat komitmennya dalam mengubah paradigma masa pidana menjadi kesempatan belajar yang produktif bagi warga binaan.
Melalui program pendidikan informal dan pelatihan keterampilan, Lapas Luwuk mendorong warga binaan memanfaatkan waktu selama menjalani masa pembinaan sebagai “masa belajar” guna meningkatkan kualitas diri dan kesiapan kembali ke masyarakat.
Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan warga binaan yang sebelumnya terputus sekolah atau ingin memperdalam pengetahuan. Langkah tersebut sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang menekankan pembinaan manusia seutuhnya.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembelajaran presentasi melalui sketsa perjalanan hidup. Dalam kegiatan ini, warga binaan menggambarkan pengalaman masa lalu, refleksi diri, serta harapan masa depan dalam bentuk visual, kemudian mempresentasikannya di hadapan kelompok.
Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Bangun Budi Santoso, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk warga binaan.
“Kami ingin memastikan bahwa waktu yang mereka habiskan di sini bermanfaat. Pendidikan informal ini menjadi kunci untuk membentuk pola pikir yang lebih rasional dan karakter yang positif,” ujarnya, Selasa 5 April 2026.
Selain peningkatan kapasitas intelektual, program ini juga menitikberatkan pada pembentukan etika dan moral melalui diskusi kelompok yang melatih kemampuan komunikasi serta pemecahan masalah.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan karakter.
“Kami tidak ingin mereka hanya terampil secara teknis, tetapi juga cerdas dalam berpikir dan santun dalam bertindak. Pendidikan informal ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan mereka setelah bebas nanti,” tegasnya.
Program ini mendapat respons positif dari warga binaan. Aktivitas belajar di ruang kelas dan perpustakaan Lapas menjadi lebih hidup dengan diskusi dan kegiatan membaca yang intensif.
Dengan konsistensi pelaksanaan program ini, Lapas Luwuk optimistis dapat melahirkan warga binaan yang siap berkontribusi di masyarakat, patuh terhadap hukum, serta memiliki daya saing dan karakter yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....