Pembinaan Mandiri, Lapas Luwuk Kembangkan Budidaya Anggur dan Melon

  • 23 Apr 2026 16:56 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Luwuk - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus berinovasi dalam pembinaan kemandirian Warga Binaan. Hal ini terlihat saat Warga Binaan aktif melaksanakan kegiatan budidaya tanaman anggur dan melon di area kebun mini depan aula Lapas, Kamis, 23 April 2026.

Budidaya tersebut tidak hanya difokuskan pada aspek ketahanan pangan, tapi juga diarahkan untuk meningkatkan estetika lingkungan Lapas. Kehadiran kebun mini ini membuat suasana menjadi lebih asri, tertata, dan nyaman dipandang oleh setiap pengunjung yang datang.

Tanaman anggur dibudidayakan dengan sistem rambatan, sementara melon ditanam menggunakan media sederhana. Proses ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi Warga Binaan yang dilibatkan sejak tahap penanaman hingga perawatan dan pemeliharaan.

Melalui kegiatan ini Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan bercocok tanam, tapi juga dibekali kemampuan yang memiliki nilai ekonomis. Selain itu, aktivitas tersebut turut membangun pola pikir positif, rasa tanggung jawab, serta kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat.

Dari sisi visual, keberadaan kebun anggur dan melon di area depan aula menghadirkan nuansa hijau yang segar dan menenangkan. Hal ini secara perlahan mengubah persepsi masyarakat terhadap Lapas, dari yang sebelumnya terkesan kaku menjadi lebih humanis dan terbuka.

Pelaksana Harian Plh Kepala Lapas Luwuk, Irpan Anwar, menyebut program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang berkelanjutan. Ia menegaskan, budidaya anggur dan melon ini bukan sekadar kegiatan berkebun, tetapi upaya membentuk warga binaan yang produktif dan mandiri.

"Kami ingin mereka memiliki bekal keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ujar Irpan.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, turut memberikan apresiasi hal ini. Ia menyebut, inovasi ini sangat baik dan sejalan dengan program pembinaan berbasis kemandirian dan ketahanan pangan.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi Lapas lainnya,” katanya. (NK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....