Lapas Luwuk Perkuat Deteksi Dini Penyakit lewat Skrining Warga Binaan
- 18 Apr 2026 13:07 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Banggai - Lapas Kelas IIB Luwuk melaksanakan skrining kesehatan bagi warga binaan, Sabtu 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah deteksi dini untuk mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan hunian yang memiliki tingkat interaksi tinggi antarwarga binaan.
Skrining kesehatan difokuskan pada warga binaan baru serta mereka yang memerlukan pemeriksaan lanjutan. Proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh tim medis, meliputi pengecekan kondisi fisik hingga identifikasi gejala penyakit tertentu, dengan pengawasan ketat dari petugas Lapas guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman.
Dalam pelaksanaannya, Lapas Luwuk bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Simpong. Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan layanan pemeriksaan yang lebih komprehensif dan profesional, sekaligus memastikan setiap warga binaan mendapatkan penanganan kesehatan sesuai standar medis yang berlaku.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan warga binaan menjadi prioritas utama dalam proses pembinaan. Ia menyebut, kondisi kesehatan yang baik akan sangat mendukung keberhasilan program pembinaan dan pelatihan di dalam Lapas.
“Kesehatan warga binaan adalah faktor kunci dalam keberhasilan pembinaan. Skrining ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak terjadi penyebaran penyakit di dalam blok hunian,” ujarnya.
Tim medis melakukan pemeriksaan fisik serta skrining terhadap penyakit menular seperti TBC dan HIV/AIDS. Langkah ini dinilai penting untuk memutus mata rantai penularan sejak tahap awal, sehingga potensi penyebaran penyakit di lingkungan Lapas dapat diminimalisir secara efektif.
Petugas kesehatan Puskesmas Simpong, Candra, menjelaskan bahwa skrining kesehatan sangat krusial mengingat pola interaksi yang tinggi di dalam Lapas. Ia menegaskan bahwa deteksi dini memungkinkan penanganan lebih cepat melalui pengobatan maupun isolasi jika diperlukan.
Bagi warga binaan yang terindikasi memiliki keluhan kesehatan, Lapas Luwuk telah menyiapkan langkah tindak lanjut berupa pemberian obat-obatan serta pendampingan medis berkelanjutan. Selain itu, edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat juga terus digalakkan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.
Melalui kegiatan ini, Lapas Luwuk berkomitmen menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan kondusif. Upaya tersebut sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang humanis serta pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....