Lapas Luwuk dan Disdikbud Banggai Teken PKS Pendidikan Warga Binaan

  • 13 Apr 2026 17:42 WIB
  •  Ampana

RRI.CO,ID, Banggai : Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk memperkuat pembinaan warga binaan melalui kerja sama pendidikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Aula Disdikbud Banggai, Senin 13 Maret 2026.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo. Kerja sama ini difokuskan pada penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan bagi warga binaan, mulai dari Paket A setara SD, Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA.

Program tersebut menjadi langkah konkret dalam menjamin hak pendidikan bagi warga binaan selama menjalani masa pidana. Melalui dukungan kurikulum dan tenaga pengajar dari Disdikbud Banggai, proses belajar mengajar diharapkan berjalan optimal dengan standar pendidikan yang setara dengan di luar lapas.

Kalapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan. Menurutnya, kesempatan memperoleh ijazah resmi akan membuka peluang lebih besar saat mereka kembali ke masyarakat.

“Pendidikan adalah kunci perubahan karakter. Kami ingin warga binaan memiliki bekal yang kuat untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Dikbud Banggai, Syafrudin Hinelo, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk warga binaan.

“Kami siap menyediakan tenaga pengajar agar warga binaan mendapatkan kualitas pendidikan yang sama. Ini bagian dari upaya bersama mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Melalui sinergi ini, Lapas Luwuk berharap program pendidikan kesetaraan dapat berjalan berkelanjutan dan melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi serta kepercayaan diri. Dengan bekal tersebut, warga binaan diharapkan mampu kembali ke masyarakat sebagai individu yang mandiri dan produktif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....