Durian IG Banggai Didorong Jadi Ikon Wisata Daerah
- 10 Apr 2026 22:55 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Banggai - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) terus mendorong optimalisasi pemanfaatan produk Indikasi Geografis (IG) sebagai bagian dari pengembangan sektor pariwisata daerah. Salah satu langkah yang diperkuat yakni memasukkan Durian Asaan Pagimana dan Durian Nambo ke dalam paket wisata unggulan Kabupaten Banggai.
Upaya tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi hasil pemeriksaan substantif IG yang melibatkan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong pemanfaatan IG tidak hanya sebagai perlindungan hukum, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulteng, I Putu Dharmayasa, menegaskan bahwa IG memiliki nilai strategis sebagai identitas daerah yang mampu menarik minat wisatawan. Menurutnya, integrasi antara produk lokal dan sektor pariwisata dapat menciptakan ekosistem ekonomi baru yang berkelanjutan.
“Durian Asaan dan Durian Nambo bukan sekadar komoditas, tetapi representasi kekayaan alam Banggai. Ketika dikemas dalam paket wisata, produk ini menghadirkan pengalaman khas yang tidak dimiliki daerah lain,” ujarnya, Kamis 9 April 2026.
Ia menjelaskan, konsep wisata berbasis IG dapat dikembangkan melalui agrowisata, di mana wisatawan tidak hanya menikmati hasil produk, tetapi juga melihat langsung proses budidaya hingga panen di lokasi asalnya. Hal ini diyakini mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat lokal.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan bahwa pemanfaatan IG harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut integrasi dengan sektor pariwisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa Indikasi Geografis tidak berhenti pada sertifikat, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Integrasi dengan sektor pariwisata harus kita dorong bersama,” tegasnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor, Durian Asaan Pagimana dan Durian Nambo diharapkan mampu menjadi ikon wisata baru di Kabupaten Banggai. Kehadiran produk berbasis IG dalam paket wisata diyakini dapat memperkuat branding daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....