Dinas PUPR Tojo Una-Una Optimalkan Pembangunan Jalan Kantong Produksi

  • 07 Apr 2026 09:31 WIB
  •  Ampana

RRI.CO,ID, Ampana - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tojo Una-Una, Moh. Aspan Supu, SP., MT., menegaskan pihaknya tetap bekerja maksimal dalam membangun infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran. Hal tersebut disampaikan dalam dialog interaktif yang digelar di RRI Ampana, Selasa, 5 Mei 2026.

Dalam dialog tersebut, Aspan mengakui bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah, khususnya dalam menjawab tuntutan masyarakat terkait pembangunan jalan menuju kantong-kantong produksi.

“Kami tetap berupaya semaksimal mungkin di tengah efisiensi anggaran, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Aspan.

Ia menjelaskan, pada masa sebelum kebijakan efisiensi anggaran diberlakukan, alokasi dana untuk sektor infrastruktur bisa mencapai Rp200 miliar. Namun saat ini, anggaran yang tersedia hanya sekitar Rp23 miliar.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintah daerah dalam menentukan skala prioritas pembangunan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Meski demikian, PUPR tetap berkomitmen untuk mengarahkan pembangunan pada sektor-sektor strategis, termasuk akses jalan menuju wilayah produksi pertanian yang menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, seorang petani, Ilyas A. Danto, menyampaikan harapan masyarakat agar pembangunan jalan kantong produksi tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

“Kami petani memahami adanya efisiensi anggaran, tetapi kami juga berharap jalan kantong produksi tetap diprioritaskan oleh pemerintah daerah,” ungkap Ilyas.

Ia menilai, akses jalan yang memadai sangat penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Tojo Una-Una.

Dialog interaktif tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta mencari solusi bersama di tengah keterbatasan anggaran yang ada. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....