Kalapas Luwuk Tegaskan Disiplin, Jajaran Pengamanan Diminta Perketat Pengawasan

  • 28 Mar 2026 07:14 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Banggai - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, memberikan pengarahan sekaligus penguatan tugas dan fungsi kepada jajaran pengamanan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan disiplin kerja, Jumat 27 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Lapas tersebut diikuti seluruh petugas pengamanan. Dalam arahannya, Kalapas menegaskan pentingnya menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jangan pernah main-main dengan aturan. Saya tidak akan segan mengambil tindakan tegas bagi siapa pun yang melanggar dan mencoreng nama baik instansi,” tegas Muhammad Bahrun.

Menurutnya, jajaran pengamanan merupakan garda terdepan dalam menjaga ketertiban di dalam Lapas, sehingga dituntut memiliki kedisiplinan tinggi, tanggung jawab, serta kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kalapas juga menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi antarpetugas guna mengantisipasi setiap potensi permasalahan sejak dini, sehingga kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Andi Abdul Muis, turut memberikan penekanan teknis kepada petugas di lapangan. Ia menginstruksikan agar kontrol keliling dilakukan secara rutin dan acak, serta meningkatkan ketelitian dalam pemeriksaan barang.Setiap sudut blok hunian terpantau, lakukan penggeledahan secara teliti, dan jangan beri ruang bagi masuknya barang terlarang seperti handphone dan narkoba,” ujar Andi Abdul Muis.

Penguatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Pengetatan pengawasan dilakukan bukan semata untuk menekan, tetapi memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga bagi seluruh warga binaan maupun petugas.

Di akhir kegiatan, Kalapas mengajak seluruh jajaran untuk menjadi bagian dari perubahan positif di lingkungan pemasyarakatan.

“Jadilah pelaku perubahan, bukan sekadar penonton. Kita harus bersama-sama menjaga Lapas ini tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan alat komunikasi ilegal,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....