Warga Binaan Lapas Luwuk Berbagi Takjil Hasil Pembinaan Tata Boga

  • 16 Mar 2026 05:47 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, LUWUK - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan. Melalui kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat, Sabtu, 15 Maret 2026, Lapas Luwuk memperkenalkan hasil produk pembinaan kepribadian bidang tata boga yang melibatkan Warga Binaan Wanita.

Takjil yang dibagikan, merupakan hasil olahan langsung dari program pembinaan tata boga yang secara rutin dilaksanakan di dalam Lapas. Berbagai menu takjil yang diproduksi, menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan serta menumbuhkan rasa percaya diri bagi para peserta pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menyebut kegiatan ini menjadi sarana untuk menunjukkan hasil positif dari program pembinaan yang dijalankan di dalam Lapas. Melalui pembagian takjil ini, pihaknya ingin menunjukkan bahwa Warga Binaan memiliki potensi untuk berkarya dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Program pembinaan tata boga ini kami jalankan secara berkelanjutan, agar mereka memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Bahrun.

Ia menambahkan, pelibatan Warga Binaan Wanita dalam kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan yang menekankan pada pengembangan keterampilan praktis, sekaligus membangun nilai kepedulian sosial.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi atas inisiatif Lapas Luwuk yang mampu memadukan kegiatan pembinaan dengan aksi sosial kepada masyarakat.

“Kegiatan berbagi takjil dari hasil karya Warga Binaan ini menunjukkan, proses pembinaan di Lapas berjalan dengan baik dan mampu menumbuhkan keterampilan serta nilai kepedulian sosial,” ucapnya.

Menurutnya, program pembinaan seperti ini sejalan dengan tujuan sistem pemasyarakatan yang berfokus pada pembinaan di dalam Lapas. Termasuk, mempersiapkan Warga Binaan agar mampu kembali dan berkontribusi secara positif di masyarakat.

Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang menerima langsung hasil olahan Warga Binaan. Selain menjadi sarana berbagi di bulan Ramadan, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata bahwa pembinaan di Lapas dapat melahirkan karya yang bermanfaat.

Program pembinaan tata boga yang dilaksanakan Lapas Luwuk, direncanakan akan terus berjalan secara berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan, sebagai bekal kehidupan setelah menjalani masa pidana. (NK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....