Dapur Lapas Luwuk Disurvei Dinkes, Menu Warga Binaan Dipastikan Higienis
- 14 Mar 2026 14:52 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Luwuk - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi Warga Binaan, khususnya dalam aspek pemenuhan gizi dan kesehatan. Hal ini dengan survei penilaian sertifikasi laik higiene sanitasi jasa boga pada dapur Lapas, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai.
Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai melakukan peninjauan langsung ke area dapur untuk melihat standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan makanan. Survei ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari kebersihan bangunan dapur, sumber air bersih, proses penyimpanan bahan makanan, hingga teknik penyajian yang higienis.
Kepala Lapas Kelas IIB Luwuk, Muhammad Bahrun, menyebut langkah ini untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi Warga Binaan telah memenuhi standar Kesehatan.
“Kami ingin memastikan dapur Lapas Luwuk bukan sekadar tempat memasak, tapi merupakan fasilitas yang bersih, sehat, dan memenuhi standar jasa boga,” ujarnya.
Sementara, Ketua Tim Survei dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Isma, memberikan apresiasi atas kondisi dapur dan kesiapan administratif yang ditunjukkan oleh pihak Lapas. Berdasarkan pengamatan awal di lapangan, katanya, pengelolaan dapur di Lapas Luwuk sudah menunjukkan progres yang sangat positif.
"Kebersihan area pengolahan terjaga dengan baik, dan yang paling penting adalah adanya komitmen kuat dari petugas untuk mengikuti standar sanitasi yang berlaku," ucap Isma.
Selain pengecekan fisik fasilitas, Dinkes Banggai juga memberikan edukasi kepada petugas dapur dan Warga Binaan yang bertugas. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kontaminasi dan menjamin makanan yang didistribusikan tetap steril.
Langkah Lapas Luwuk ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia menyampaikan, upaya sertifikasi ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam memberikan layanan kemanusiaan yang layak.
“Ini adalah langkah krusial untuk menjamin hak kesehatan para Warga Binaan melalui makanan yang bergizi dan higienis,” kata Bagus.
Sinergi antara Lapas Luwuk dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai inim diharapkan dapat mempercepat terbitnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Dengan adanya sertifikasi resmi ini, Lapas Luwuk semakin memantapkan posisinya dalam memberikan pelayanan publik yang PRIMA dan berbasis kesehatan.
Kegiatan survei berjalan dengan lancar dan hasil penilaian awal akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak Lapas untuk terus menyempurnakan fasilitas pendukung lainnya. (NK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....