Pemda dan Polres Touna Perketat Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

  • 04 Mar 2026 04:51 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Ampana - Pemerintah Kabupaten bersama Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una memperketat pengawasan distribusi gas LPG 3 kg, agar kestabilan harga dan ketersediaan stok tetap terjaga. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Touna, Abdurrahman Labanu, serta Kasat Reskrim Polres Touna, AKP Syarif, dalam Dialog Interaktif bersama RRI Ampana.

Abdurrahman menegaskan, LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Karena itu, distribusinya harus tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

Ia menjelaskan, pengawasan menjadi hal penting untuk mencegah praktik penimbunan maupun penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). LPG 3 kilogram ini, ucap Abdurrahman, adalah barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro.

"Jadi pengawasannya harus ketat, supaya tidak terjadi penimbunan atau penjualan di atas HET yang bisa merugikan masyarakat,” ujarnya.

Abdurrahman juga menyebut, penertiban dilakukan melalui inspeksi mendadak ke sejumlah pangkalan dan agen resmi. Langkah tersebut, bertujuan memastikan stok tetap tersedia serta penyaluran berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah juga mengimbau seluruh pemilik pangkalan agar menjual LPG sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Kepatuhan terhadap aturan dinilai menjadi kunci dalam menjaga distribusi yang adil dan merata, sehingga manfaat subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Touna, AKP Syarif, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh upaya pengawasan tersebut. Ia memastikan, akan menindak tegas pangkalan-pangkalan nakal yang terbukti menjual gas LPG 3 kilogram di atas HET.

“Ini bentuk komitmen kami melindungi masyarakat, agar tidak dirugikan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi,” kata Syarif.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif, dengan melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran dalam distribusi LPG subsidi. Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan distribusi LPG 3 kilogram di Kabupaten Tojo Una-Una dapat berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....