Warga Binaan Lapas Luwuk Terima Premi Hasil Karya Produktif Berdaya

  • 28 Feb 2026 12:13 WIB
  •  Ampana

RRI. CO. ID, Banggai - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Luwuk melaksanakan pembagian premi hasil pembinaan kemandirian kepada warga binaan, Sabtu 28 Februari 2026 di lapangan dalam lapas setempat. Premi diserahkan langsung oleh Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, didampingi Kepala Seksi Binapigiatja dan Kepala Subseksi Giatja.

Premi tersebut merupakan hasil kegiatan produksi program ketahanan pangan serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola warga binaan. Program pembinaan meliputi pertanian, meubelair, serta berbagai keterampilan kerja lain yang memiliki nilai ekonomis.

Pembayaran premi dilakukan secara non-tunai melalui kartu BRIZZI masing-masing warga binaan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan hasil pembinaan.

Salah satu warga binaan berinisial A menyampaikan rasa syukur setelah menerima premi. Ia mengaku termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan selama menjalani masa pidana.

“Saya merasa dihargai karena hasil kerja kami diperhatikan. Ini menjadi penyemangat untuk terus belajar dan bekerja lebih baik lagi. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman ini bisa saya manfaatkan saat bebas nanti,” ujarnya.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, mengatakan pemberian premi merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras dan partisipasi aktif warga binaan dalam program pembinaan kemandirian.

“Pembinaan kemandirian bukan sekadar mengisi waktu, tetapi menjadi bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat. Premi ini adalah hak mereka atas hasil kerja yang dilakukan secara produktif dan bertanggung jawab,” kata Muhammad Bahrun.

Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan Core Value Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, yakni PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Melayani, dan Akuntabel). Pengelolaan program dan pembayaran premi secara transparan menjadi bagian dari komitmen menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengapresiasi pelaksanaan program pembinaan kemandirian di Lapas Luwuk.

“Kami mendorong seluruh satuan kerja untuk terus mengoptimalkan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata. Pembayaran premi kepada warga binaan adalah implementasi sistem pemasyarakatan yang memberikan hak, membangun keterampilan, serta menanamkan nilai tanggung jawab. Ini wujud Pemasyarakatan yang PASTI Prima dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Melalui program ini, Lapas Luwuk berkomitmen membangun warga binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....