Kemenkum Sulteng Apresiasi 1 Tahun Sulteng BERANI
- 24 Feb 2026 19:47 WIB
- Ampana
RRI. CO. ID, Palu - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menyampaikan apresiasi atas capaian satu tahun kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido melalui program “Sulteng BERANI” yang dinilai menunjukkan tren positif pembangunan daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, dalam kegiatan Tasyakuran 1 Tahun Sulteng BERANI yang digelar di Masjid Raya Baitul Khairaat, Minggu 22 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 serta pertumbuhan ekonomi yang berada di posisi kedua tertinggi se-Sulawesi menjadi indikator awal menguatnya fondasi pembangunan daerah.
“Ini baru satu tahun, pondasi sudah kita bangun. Ke depan kita akan bekerja lebih keras agar hasilnya semakin nyata dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Rakhmat Renaldy menyatakan bahwa capaian pembangunan perlu ditopang penguatan regulasi dan budaya hukum agar keberlanjutan program dapat berjalan optimal.
“Kanwil Kemenkum Sulteng siap bersinergi memastikan setiap kebijakan strategis daerah memiliki landasan hukum yang kuat, harmonis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Pembangunan berkelanjutan harus ditopang regulasi yang adaptif dan berkualitas,” tegasnya.
Ia menambahkan, sembilan program prioritas “BERANI” yang menyasar sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga konektivitas wilayah memerlukan dukungan peraturan perundang-undangan yang selaras dengan kebijakan nasional dan kebutuhan daerah.
Di sektor pendidikan melalui program BERANI Cerdas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan kembali membuka pendaftaran bantuan pendidikan pada April 2026 serta menjalin kerja sama dengan ratusan perguruan tinggi di Indonesia. Mekanisme pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dilakukan langsung ke kampus penerima.
Pada sektor kesehatan melalui BERANI Sehat, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pemerintah daerah juga merencanakan pengembangan rumah sakit pendidikan guna memenuhi kebutuhan dokter spesialis secara mandiri di Sulawesi Tengah.
Selain itu, pemerintah daerah menyelaraskan program dengan kebijakan nasional seperti Makan Bergizi Gratis, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat yang mulai berjalan di sejumlah wilayah.
Dalam sektor konektivitas dan ekonomi, pemerintah daerah menargetkan pembukaan penerbangan internasional langsung serta pengembangan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri untuk ditingkatkan statusnya menjadi embarkasi haji. Langkah tersebut dinilai strategis dalam memperluas akses investasi dan meningkatkan mobilitas masyarakat.
Rakhmat Renaldy menegaskan komitmen Kanwil Kemenkum Sulteng dalam mendukung pembangunan daerah melalui fasilitasi harmonisasi produk hukum daerah, penguatan kesadaran hukum masyarakat, serta optimalisasi layanan kekayaan intelektual dan administrasi hukum umum.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Kanwil Kemenkum Sulteng menjadi kunci menghadirkan kepastian hukum, mendorong investasi, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
Kegiatan tasyakuran tersebut dirangkaikan dengan dzikir dan doa bersama, buka puasa bersama masyarakat, serta pelepasan Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang akan menyosialisasikan program prioritas ke seluruh kabupaten dan kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....