Komisi Fatwa MUI Touna Minta Penggiat Sosmed Bijak Bermedsos

  • 10 Feb 2026 16:45 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Sosial Media membuat penggiatnya menjadi pandai berbicara, dan tidak dapat dikendalikan.  

Pengguna sosial media (Sosmed), yang tidak disertai dengan pengetahuan dan keterampilan dalam berkomonikasi membuat banyak persoalan seperti pelanggaran hukum maupun etika yang terjadi dalam bersosial media. 

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tojo Una-Una Mohamad Hamdi menyebut sebagai penggiat sosial media penting memahami etika dalam memanfaatkan Sosmed dan harus dapat membentuk kebiasaan bijak sehingga apa yang diutarakan atau ditulis lewat media sosial tidak menyebabkan kegaduhan.

“Diera sosial media ini kita, kususnya pengguna sosmed harus hati hati dalam mengunggah sesuatu di dinding akunnya jangan sampai menciptakan kegaduhan,” kata ustad Hamdi, Selasa 10 Februari 2026.

Pengguna sosial media menurutnya harus berhati hati dalam memilih diksi, sebab apa yang dibagikan mengundang ragam tanggapan dan bisa menyebabkan mispresepsi.

Karena itu dibutuhkan kecerdasan emosional dalam menggunakan sosial media sehingga tidak menimbulkan persoalan yang menciptakan silaturahmi menjadi rengaggang, tutup ustad Hamdi.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....