Putus Rantai Kemiskinan, SRT 60 Touna Nyatakan Kesiapannya

  • 27 Jan 2026 07:24 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Ampana - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 60 Tojo Una-Una (Touna) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung dan menyukseskan program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Utamanya, dalam memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Kepala SRT 60 Touna, Rahlihafni, menyebut pendidikan menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang mandiri, berkarakter, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikannya, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di Radio Republik Indonesia (RRI) Ampana.

Menurut Rahlihafni, Sekolah Rakyat Touna tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata. Namun, juga menekankan pembinaan karakter dan nilai-nilai religius kepada para peserta didik.

“Kami selalu memberikan pembinaan yang terbaik untuk para siswa dan siswi di Sekolah Rakyat, baik ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, serta nilai-nilai religi,” ujarnya.

Saat ini, jumlah siswa dan siswi yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 Touna tercatat sebanyak 99 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang keluarga, khususnya masyarakat kurang mampu, yang diharapkan dapat memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah berupaya memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak untuk mengenyam pendidikan berkualitas. Hal ini, sebagai langkah strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 60 Touna optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat, program ini dapat berjalan optimal. Termasuk, memberikan dampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tojo Una-Una. (KL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....