Gangguan Jiwa Seringkali Picu Terjadinya Tindak Pidana
- 26 Feb 2025 14:54 WIB
- Ampana
KBRN, Ampana : Kondisi kesejahteraan jiwa yang mempengaruhi emosi, psikis, dan kejiwaan seseorang Penderita gangguan mental kerapkali memicu terhadap tindak kriminalitas.
Kasus tindak pidana yang melibatkan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kerap terjadi di lingkungan masyarakat. Hal ini seringkali dipicu oleh putusnya konsumsi obat yang seharusnya dikonsumsi secara rutin oleh pasien. Psikiater Kejiwaan RSUD Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), dr. Mirna, menjelaskan bahwa banyak kasus kriminal yang dilakukan ODGJ bukan semata-mata karena niat jahat, melainkan karena kondisi mereka yang tidak stabil akibat tidak mengonsumsi obat secara teratur. Menurutnya, pasien ODGJ yang mengonsumsi obat secara rutin sebenarnya dapat menjalani kehidupan normal, seperti berkebun dan melakukan aktivitas sehari-hari. Namun, ketika penderita tidak mendapatkan pengobatan yang konsisten, dapat meperburuk keadaan. Dr. Mirna menekankan bahwa dukungan keluarga sangat berperan dalam menjaga kestabilan kondisi pasien
“ Sekarang ini kan banyak kasus kriminal yang dilakukan ODGJ bukan semata-mata karena niat jahat, tapi karena itu semata mata disebabkan oleh kondisi mereka yang sudah tidak stabil lagi,” kata Mirna.
Ia berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya perawatan dan pengobatan yang rutin bagi pasien gangguan mental. Dengan adanya dukungan keluarga serta akses pengobatan yang berkelanjutan, potensi terjadinya tindakan kriminal akibat gangguan jiwa dapat diminimalisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....