Tren Ngopi Sambil Kerja di Kafe Kian Digemari Anak Muda

  • 29 Mar 2026 17:53 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Ampana - Gaya hidup anak muda terus mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi dan pola kerja yang semakin fleksibel. Salah satu tren yang kini kian populer adalah kebiasaan “ngopi sambil kerja” di kafe atau kedai kopi.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tapi juga mulai merambah daerah-daerah yang sebelumnya identik dengan suasana kerja konvensional. Bagi banyak anak muda, kafe bukan lagi sekadar tempat bersantai, melainkan telah bertransformasi menjadi ruang kerja alternatif.

Suasana yang nyaman, akses internet yang memadai, serta pilihan menu yang beragam menjadi daya tarik utama. Selain itu, desain interior yang estetik juga dinilai mampu meningkatkan mood dan produktivitas.

Sejumlah pekerja lepas atau freelancer, kreator konten, hingga pekerja kantoran yang menerapkan sistem kerja jarak jauh mengaku lebih fokus saat bekerja di luar rumah. Mereka merasa suasana kafe memberikan energi baru dibandingkan bekerja di ruang yang sama setiap hari.

Di sisi lain, pemilik usaha kafe melihat tren ini sebagai peluang. Mereka mulai menyediakan fasilitas tambahan seperti colokan listrik di setiap meja, Wi-Fi berkecepatan tinggi, hingga area khusus.

Beberapa kafe bahkan menawarkan paket khusus bagi pengunjung yang ingin bekerja dalam waktu lama.

Salah satu pengunjung kafe D'mystic Ampana, Kevin, mengaku cukup menikmati tren bekerja sambil ngopi yang belakangan semakin populer. Ia mengatakan, suasana kafe memberikan pengalaman berbeda dibandingkan bekerja dari rumah.

“Di kafe justru saya merasa lebih fokus, mungkin karena suasananya mendukung dan ada ‘feel’ produktif,” katanya.

Meski demikian, ada pula tantangan yang muncul, seperti keterbatasan tempat saat jam sibuk dan potensi meningkatnya pengeluaran harian. Karena itu, sebagian anak muda mulai mencari keseimbangan antara bekerja di kafe dan di rumah agar tetap produktif tanpa menguras biaya.

Tren ngopi sambil kerja diperkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan fleksibilitas dan kenyamanan dalam bekerja. Lebih dari sekadar gaya hidup, kebiasaan ini menjadi cerminan perubahan cara pandang generasi muda terhadap produktivitas dan keseimbangan hidup. (YS)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....