Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Touna yang Hilang saat Melaut
- 08 Jun 2026 09:38 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna – Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang korban yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.
Memasuki hari keempat pencarian, Sabtu, 6 Juni 2026, upaya yang dilakukan oleh seluruh unsur Tim SAR masih belum membuahkan hasil.
Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Minggu, 7 Juni 2026, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Kapolres Kabupaten Tojo Una-Una, AKBP. Yanna Djayawidya S.I.K, melalui Kasat Polairud Polres Tojo Una-Una, IPTU. Kadek Agung Andiana Putra SH, menyampaikan bahwa operasi pencarian dimulai sejak pagi hari.
Seluruh personel yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel pagi dan briefing untuk pembagian tugas pencarian.
“Ya jadi kami yang tergabung dalam Tim pencarian nelayan hilang ini, akan melanjutkan lagi kegiatan operasinya hari ini, kami hanya berharap do’a dari keluarga serta seluruh masyarakat kususnya yang berada di kelurahan Bailo Baru pante ini korban bisa kami temukan,” ujar IPTU. Kadek Agung Andiana Putra.
Kegiatan apel dan pengarahan tersebut berlangsung pada pukul 07.15 WITA sebagai langkah awal sebelum seluruh tim diterjunkan ke lapangan.
Setelah briefing selesai, pada pukul 07.30 WITA tim bergerak menuju lokasi pencarian di perairan yang telah ditentukan berdasarkan rencana operasi.
Penyisiran dilakukan pada sejumlah sektor yang telah dibagi sebelumnya guna memaksimalkan jangkauan pencarian.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari personel Satpolairud Polres Tojo Una-Una, Ditpolairud Polda Sulawesi Tengah Pos Ampana, Basarnas Pos Ampana, BPBD Kabupaten Tojo Una-Una, RAPI, keluarga korban, serta para relawan.
Selama proses pencarian, seluruh unsur yang terlibat bekerja sama melakukan penyisiran di area yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban. Pencarian dilakukan baik melalui jalur laut maupun pemantauan pada titik-titik yang dianggap berpotensi.
Meski telah berlangsung sepanjang hari, hingga operasi pencarian ditutup pada pukul 17.30 WITA, korban masih belum berhasil ditemukan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....