Warga Touna Keluhkan Gas LPG 3 Kg Lebih Banyak di Jual Kepengecer

  • 05 Mei 2026 17:48 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Warga Ratolindo Tojo Una Una kembali mengeluhkan pangkalan gas LPG 3 kg yang masih menjual ke pengecer hingga puluhan tabung, menyebabkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan kelangkaan, padahal pemerintah secara resmi telah melarang penjualan di pengecer untuk memastikan distribusi tepat sasaran.

Fatma salah seorang warga Kelurahan Dondo Kecamatan Ratolindo mengatakan sudah berulangkali melakukan pembelian di pangkalan, namun pemilik pangkalan beralasan gas sudah habis terjual. Ia pun terpaksa harus membelinya ketingkat pengecer dengan harga yang relatif mahal.

“Pangkalan lebih banyak menjual gas LPG 3 kg pada pengecer makanya saat warga membeli kepangkalan tabung gasnya cepat habis,” kata Fatma, Selasa 5 Mei 2026.

Fatma berharap pemerintah daerah, mengawasi pangkalan yang melakukan penjualan gas ketingkat pengecer agar masyarakat dapat menikmati haknya tanpa harus membeli gas LPG 3 kg dengan harga yang mahal.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekertariat Daerah Tojo una una Abdurahman Labanu, menurutnya memang ada beberapa pangkalan yang nakal di wilayah Ampana Kota dan Ratolindo.

Pihaknya pun berjanji akan melakukan pengawasan pada proses pendistribusian, jika masih ada pangkalan yang bermain curang Ia pastikan akan memberi saksi tegas mulai dari teguran hingga penutupan pangkalan.

“Kami sudah mengantongi identitas pangkalan yang menjual gas LPG 3 kg ke tingkat pengecer dan kami pastikan akan memberikan sangsi kepada mereka,” kata Abdurahman Labanu.

Proses penyaluran tabung gas elpiji 3 kilogram dari agen kepangkalan diakuinya sudah sesuai dengan SOP, namun yang jadi atensinya adalah penyaluran dari pangkalan ke konsumen.

Menurut Abdurahman Labanu disinilah proses terjadinya kecurangan, sehingga Pemkab Touna memperketat pengawasan penyaluran gas elpiji 3 kilongam dari pangkalan kemasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....