Kenaikan Harga Gas LPG Non-Subsidi Pengaruhi Penjualan Nasi Kuning di Ampana
- 22 Apr 2026 11:36 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - PT Pertamina Persero resmi menaikan harga LPG non-subsidi, seiring dengan dinamika harga energi global yang terus bergerak naik.Kondisi ini turut mempengaruhi biaya pengadaan dalam negeri, sehingga mendorong penyesuaian harga oleh Pertamina secara berkala.
Kenaikan harga gas LPG non- subsidi tidak hanya membebani masyarakat kecil, namun para pelaku UMKM pun turut merasakan dampak dari harga gas elpiji yang kembali merakak naik.
Munira salah satu penjual nasi kuning Taman Jembatan Hayal ( TJH) Ampana Kota Tojo Una Una ditemui Rabu 22 April 2026, dilapak miliknya mengaku kenaikan harga gas non- subsidi mempengaruhi harga penjualan nasi kuningnya.
Sebelum kenaikan harga gas menurutnya penjualan nasi kuning setiap hari laris manis, namun setelah harga gas mulai merangkak naik pembeli nasi kung milik Ibu Munira mulai sepih.
"Alhamdulillah tetap masih ada yang datang beli nasih kuning, hanya saja sudah mulai kurang, berbedah dengan sebelumnya, saat harga gas belum naik pemebli banyak yang datang makan, sekarang sudah sangat kurang," tutur Munira.
Kenaikan harga gas LPG non- subsidi menimbulkan kekhawatiran serius bagi pelaku UMKM kuliner, termasuk para penjual nasi kuning Taman Jembatan hayal Ampana Tojo Una Una.
"Meskipun menurut Ibu 3 orang anak, gas LPG ini bukan subsidi, namun juga sangat berdampak bagi mereka pelaku usaha micro, sebab penjualan nasi kuning juga harus disesuaikan baik soal harga maupun ukurannya," tutup Munira.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....