MUI Touna Ingatkan Umat Islam Tidak Memperdebatkan Rakaat Tarawih
- 01 Mar 2026 09:04 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna : Perbedaan jumlah rakaat dalam pelaksanaan sholat tarawih kerap menjadi perbincangan di kalangan umat islam di setiap bulan suci Ramadhan.
Perbedaan jumlah rakaat seakan menjadi tolak ukur sah atau tidaknya ibadah sholat malam ramadhan ini. Padahal menurut Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tojo Una Una Moh. Hamdi L.c., S.Th. I., di balik perbedaan itu tersimpan khazanah ijtihad yang panjang, argumentatif, dan kaya dalam tradisi fikih Islam.
“Jadi soal rakat tarawih ada yang 20, ada yang 8, ini tidak perlu kita perdebatkan atau kita bahas, sebab di balik semua itu ada khazanah ijtihad yang panjang, sehingga kita tidak perlu untuk memperdebatkannya,” kata Moh. Hamdi, Minggu 1 Maret 2026.
Lebih lanjut tutur da’i kondang Tojo Una Una ini perbedaan itu bukanlah hal yang harus dijadikan pertentangan antara sesama umat islam, melainkan sebuah konsekuensi logis dari perbedaan cara memahami sumber hukum dalam Islam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....