MUI Touna Seruhkan Pentingnya Saling Menghargai
- 19 Feb 2026 10:15 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tojo Una Una, melalui Komisi Fatwa kembali mengingatkan umat islam tidak mempermasaalahkan soal perbedaan bilangan tarawih dan qunut subuh.
Ketua Komisi Fatwa MUI Tojo Una Una Mohamad Hamdi menyebutkan, perkara yang hingga saat ini masih menjadi perdebatan di tengah umat islam adalah qunut subuh, tarawih 20 rakaat dan 8 rakaat. Menurutnya hal ini telah lama dibahas oleh para ulama terdahulu, sehingga tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan.
| Baca juga: Wabup Touna Dorong ASN Taat Bayar Pajak |
"Tidak perlu perdebatkan soal rakaat tarawih, begitu juga dengan qunut, sebab para ulama terdahulu sepakat tidak memperdebatkan hal ini," kata Ustad Hamdi.
Dalam agama islam ungkap, Ketua Komisi Fatwa MUI Touna Mohamad Hamdi ada rana khilafiyah, para ulama pun membahas berdasarkan keilmuan yang di miliki dengan tujuan perkara itu tidak akan menjadi permasaalahan di kemudian hari.
Apalagi sampai menimbulkan perpecahan internal umat islam. Hamdi berharap kedepan umat islam touna semakin bijak menyikapi perbedaan.
CATATAN : tIDAK ADA WAKTU
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....