Hanyut di Sungai Bongka, Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
- 17 Feb 2026 09:14 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Peristiwa memilukan kembali terjadi di aliran Sungai Bongka, Desa Bongka Makmur, Kecamatan Ulubongka, Jumat siang, 13 Februari 2026.
Dimana seorang pelajar berusia 14 tahun, Yogi, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah diduga hanyut terbawa arus sungai.
Kapolsek Ulubongka, Iptu Muhajir Wonti, dalam keterangannya mengatakan, bahwa keberadaan korban pertama dilihat sekitar pukul 14.00 WITA, oleh dua orang warga yang sedang melaksanakan aktivitas menyebrangkan orang dan kendaraan dengan menggunakan rakit atau tambangan oleh warga pedalaman Bongka disekitar sungai.
Tanpa berpikir panjang salah seorang dari saksi mata secara spontan langsung terjun meraih ke sungai meraih dan mengevakuasi korban ke tepi sungai.
Akan tetapi ketika tubuh kecil itu tiba di tepian sungai, kondisinya kondisinya tidak bisa bergerak lagi.
Warga pun kemudian membawah korban ke rumah orang tuanya sebelum dilarikan ke Puskesmas Marowo sekitar pukul 15.00 WITA.
Setibanya di Puskesmas tim medis berupaya melakukan pertolongan dan penanganan secara intensif selama kurang lebih satu jam.
Namun akhirnya tepat pada pukul 16.00 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah pun dipulangkan ke rumah duka sekitar pukul 17.30 WITA untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Atas peristiwa tersebut Kapolsek Ulubongka, Iptu Muhajir Wonti mengimbau kepada warga yang bermukim dan beraktivitas disekitar sungai Bongka, untuk selalu waspada, mengingat kondisi arus Sungai Bongka sewaktu waktu berubah menjadi deras, apalagi setelah terjadi hujan disekitar hulu.
“Kami minta warga yang bermukim dan beraktivitas disekitar sungai supaya berhati hati, begitu juga dengan para orang orang tua agar lebih ketat mengawasi anak-anak,” ujarnya Iptu. Muhajir Wonti.
Kapolsek Ulubongka juga berpesan kepada warga di beberapa desa yang berada disekitar Sungai Bongka agar tidak berenang atau beraktivitas pada titik titik yang pusaran dan arusnya deras, sebab sangat berbahaya. Ia berharap dalam beraktivitas masyarakat setempat lebih mengutamakan keselamatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....