Lapas Luwuk Tanamkan Nilai Pancasila Perkuat Karakter Warga Binaan
- 07 Agt 2026 03:39 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Luwuk - Untuk membentuk karakter sekaligus memperkokoh rasa cinta tanah air para Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk kembali menggelar program pembinaan kepribadian berbasis wawasan kebangsaan. Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila yang diikuti dengan antusias oleh puluhan Warga Binaan di ruang kelas pembinaan Lapas Luwuk, Kamis 6 Agustus 2026.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kembali nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman hidup sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan cinta tanah air bagi para Warga Binaan selama menjalani masa pidana.
Petugas Registrasi Lapas Luwuk sekaligus pengajar, Gede Andika, menjelaskan bahwa pembinaan wawasan kebangsaan merupakan bagian penting dalam proses reintegrasi sosial para Warga Binaan.
"Materi Pancasila ini kami berikan agar para Warga Binaan tidak hanya hafal sila-silanya, tetapi juga memahami bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di blok hunian maupun ketika kembali ke masyarakat. Ini menjadi fondasi penting untuk membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai," ujar Gede Andika.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang Warga Binaan berinisial A mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pembinaan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan sudut pandang baru tentang pentingnya hidup bermasyarakat.
"Materi ini sangat menyadarkan kami. Selama ini mungkin kami lupa akan pentingnya persatuan dan toleransi. Melalui pembelajaran ini, saya merasa lebih tenang, belajar menghormati sesama Warga Binaan, dan semakin optimistis menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas nanti," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan bahwa pembinaan ideologi bangsa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda rutin di Lapas Luwuk.
"Tembok Lapas bukanlah penghalang untuk mencintai negeri. Melalui pembinaan Pancasila ini, kami ingin memastikan bahwa ketika Warga Binaan kembali ke masyarakat, mereka hadir sebagai pribadi yang berkarakter kuat, berjiwa nasionalis, serta siap memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara," tegas Bahrun.
Melalui pembelajaran Pancasila ini, diharapkan tercipta dampak positif yang nyata di lingkungan Lapas, seperti meningkatnya toleransi antar-Warga Binaan, terciptanya suasana blok hunian yang lebih kondusif, serta tumbuhnya budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan maupun mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan dan program pembinaan keterampilan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....