Apa itu Jejak Digital, Bahaya, & Cara Menghapusnya Untuk Genhype
- 22 Sep 2024 11:00 WIB
- Ampana
Aktivitas menggunakan internet saat ini sudah jamak dilakukan publik. Oleh karena itu, Genhype yang berinteraksi di dunia maya, tidak bisa lepas dari jejak digital. Pasalnya, baik disengaja atau tidak, jejak digital dari seseorang dapat dilacak dan terekam di tempat berselancar.
Tidak semua jajak digital dapat menimbulkan masalah jika histori pencarian Genhype bernuansa positif. Namun, akan merugikan di kemudian hari bila jejak digital yang ditinggalkan bernuansa negatif, seperti ujaran kebencian, di media sosial, atau platform online lainnya.
Menurut unggahan media sosial Kementerian Kominfo, jejak digital dapat didefinisikan sebagai kumpulan jejak digital merupakan kumpulan jejak data yang terdokumentasi secara digital pada piranti komputer dan lainnya. Jejak digital terdiri dari 2 jenis, yakni pasif dan aktif.
Jejak digital pasif merupakan data yang ditinggalkan oleh pengguna tanpa disadari. Misalnya, rute yang dilalui pada Google Maps, atau laman yang dikunjungi. Sedangkan, jejak digital aktif adalah data yang secara sengaja dibuat/ditinggalkan pengguna. Seperti unggahan foto, video, dan status di medsos. Salah satu manfaat internet memang memudahkan genhype untuk mencari informasi. Namun, pola ini tanpa disadari juga membuat pengguna lupa, bahwa terdapat kode etik saat berselancar di medsos. Oleh karena itu penting untuk menggunakan internet secara bijak agar tidak merugikan diri sendiri.
Salah satu potensi yang merugikan dari jejak digital misalnya, melakukan pencemaran nama baik yang dilakukan melalui jejak yang ditinggalkan di berbagai platform. Ada pula proses pencurian identitas lewat laman yang Genhype kunjungi, hingga beberapa perusahaan yang mempertimbangkan jejak digital pelamar, khususnya di medsos. Lantas, bagaimana cara meminimalisir hal tersebut? Beberapa kiat yang dituliskan oleh Kominfo adalah dengan membaca syarat dan ketentuan yang berlaku ketika mengunduh aplikasi atau membuat akun media sosial. Bisa juga dengan menggunakan keamanan 2 faktor, hingga tetap bijak menggunakan internet dengan mengunggah hal-hal positif.
Sumber : Hyperabis.id
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....