Sinergi Pemda dan TNI, Program Asta Cita Berjalan di Touna

  • 05 Mei 2026 22:37 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, ketahanan pangan, serta penguatan ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, saat menerima kunjungan kerja Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, dalam rangka peninjauan pelaksanaan program strategis di daerah, Selasa 5 April 2026.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 132 PD XXIII/Palakawira Ny. Etti Suntara Wisnu, Kasi Intelrem 132/Tdl Letkol Arh. Proyoni Palebangan, S.I.P., Kasi Ops Korem 132/Tdl Kolonel Inf. Andy Irawan, S.H., Kasi Pers Korem 132/Tdl Letkol Inf. Deni Oktavianto, S.I.P., serta Dandim 1307/Poso Letkol Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXI Kodim 1307 Rem 132 Ny. Nopemi Edi Yulian Budiargo.

Dari unsur pemerintah daerah, hadir Wakil Bupati Tojo Una-Una Surya Lapasiri serta Ketua TP-PKK Tojo Una-Una Hajar S.Kep, dan sejumlah kepala OPD Lingkup Pemkab Touna.

Bupati Ilham menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas nasional telah berjalan di Tojo Una-Una, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta program ketahanan pangan. Sementara itu, untuk Koperasi Desa Merah Putih, saat ini masih dalam tahap pembangunan dan belum beroperasi.

“Program-program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden dan kami di daerah siap mendukung penuh pelaksanaannya. Kami bergerak agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk yang masih dalam proses seperti koperasi yang saat ini masih tahap pembangunan,” ujarnya.

Pada sektor pendidikan, Tojo Una-Una menjadi daerah pertama di Sulawesi Tengah yang mengoperasikan Sekolah Rakyat. Program ini telah berjalan sekitar lima bulan dengan 100 siswa dari jenjang SD hingga SMA, yang sementara memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK).

“Sekolah Rakyat ini sudah berjalan kurang lebih lima bulan dengan sekitar seratus siswa. Ini bukan hanya pembangunan, tetapi sudah aktif berjalan dan kami yang pertama di Sulawesi Tengah yang mengoperasikannya,” jelas Bupati.

Untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), pelaksanaannya telah berjalan dan terus diperluas jangkauannya di wilayah Tojo Una-Una.

“Program makan bergizi gratis ini sudah berjalan dan kami terus memastikan pelaksanaannya menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak sekolah, karena ini penting untuk meningkatkan kualitas generasi ke depan,” tambahnya.

Di sektor ketahanan pangan, kerja sama dengan TNI melalui program cetak sawah dinilai menunjukkan hasil positif dan akan terus diperkuat.

“Kerja sama dengan TNI dalam cetak sawah ini cukup berhasil dan ke depan kami berharap bisa terus dilanjutkan karena kondisi medan di daerah kami memang menantang,” katanya.

Sementara itu, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam mendukung pelaksanaan program nasional.

“Kami melihat pemerintah daerah sangat mendukung, mulai dari penyediaan lahan, tenaga kerja, hingga pemanfaatan sumber daya lokal. Program ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa program seperti Makan Bergizi Gratis menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi masa depan.

“Anak-anak yang hari ini kita perhatikan gizinya, sekitar 20 tahun ke depan akan menjadi generasi yang memimpin bangsa ini. Karena itu, mereka harus disiapkan sejak sekarang agar sehat, cerdas, dan mampu bersaing,” jelasnya.

Selain itu, pelaksanaan program juga dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan sumber daya lokal.

“Setiap kegiatan yang berjalan akan melibatkan tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Di situlah manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menegaskan kesiapan TNI untuk membantu mengatasi berbagai kendala di lapangan, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang seperti Tojo Una-Una.

“Kalau ada pekerjaan yang sulit, kami siap membantu. Kami terbiasa bekerja di medan yang berat, sehingga yang penting adalah bagaimana kita bersama-sama mencari solusi agar program ini berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI, pelaksanaan program Asta Cita di Tojo Una-Una diharapkan tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat hingga ke wilayah kepulauan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....