Lapas Luwuk Kembangkan Pertanian Hortikultura Warga Binaan

  • 31 Mar 2026 21:20 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Banggai - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan dengan memanfaatkan lahan kosong menjadi area pertanian hortikultura, Selasa 31 Maret 2026.

Program ini menghadirkan aktivitas produktif bagi Warga Binaan, mulai dari pengolahan lahan, penyemaian benih, hingga perawatan tanaman. Berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, dan cabai tampak tumbuh subur di lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.

Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif. Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali keterampilan yang dapat dimanfaatkan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan ini tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan Lapas, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan edukatif. Hasil pertanian nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan internal Lapas, serta berpotensi dipasarkan.

“Program ini diarahkan untuk mendukung panen raya sebagai bentuk keberhasilan pembinaan kemandirian yang terukur dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Luwuk, Heru Cahyono, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pendampingan intensif kepada Warga Binaan agar proses pertanian berjalan sesuai prosedur.

“Kami memastikan setiap tahapan, mulai dari pengolahan tanah hingga perawatan tanaman, dilakukan dengan baik agar hasil panen dapat maksimal,” jelasnya.

Selain memperkuat ketahanan pangan, program ini juga memberikan nilai tambah melalui potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari hasil penjualan, serta pemberian premi kepada Warga Binaan yang terlibat.

Melalui program ini, Lapas Luwuk menegaskan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang produktif, mandiri, dan berdampak positif bagi Warga Binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....