Lapas Luwuk Panen Sawi Hidroponik Dukung Ketahanan Pangan

  • 29 Okt 2025 17:07 WIB
  •  Ampana

KBRN, Palu : Lapas Kelas IIB Luwuk memanen 20 kilogram sawi hasil budidaya hidroponik sebagai bagian dari program ketahanan pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas). Hasil panen disalurkan ke dapur Lapas untuk memenuhi gizi Warga Binaan.

Kalapas Luwuk, Muhammad Bahrun, menegaskan bahwa kegiatan ini tak sekadar menanam sayur, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan.

“Program hidroponik ini membentuk tanggung jawab dan kemandirian agar mereka siap kembali ke masyarakat.” ujarnya.

Kakanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, turut mengapresiasi langkah tersebut.

“Apa yang dilakukan Lapas Luwuk adalah wujud nyata implementasi program akselerasi ketahanan pangan nasional.” ujar Bagus.

Selain memberikan manfaat langsung bagi pemenuhan kebutuhan pangan, kegiatan hidroponik ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengenal teknologi pertanian modern. Dengan sistem tanam tanpa tanah dan efisiensi air yang tinggi, metode ini cocok diterapkan di lingkungan Lapas yang memiliki keterbatasan lahan.

Program pertanian ini mendapat dukungan penuh dari jajaran petugas pembinaan yang terus melakukan pendampingan, mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan di antara para Warga Binaan, sehingga nilai-nilai kerja keras dan disiplin dapat tertanam dalam diri mereka.

Ke depan, Lapas Luwuk berencana memperluas skala budidaya serta menambah jenis tanaman seperti cabai dan selada. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan Lapas Luwuk sebagai model pembinaan produktif yang mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memberikan bekal keterampilan nyata bagi Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....