Sail Darwin-Banda Neira Yacht Race Buka Peluang Perluas Kerja Sama Sister City
- 10 Agt 2026 07:26 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Sail Darwin-Banda Neira Yacht Race 2026 dinilai dapat menjadi contoh nyata pemanfaatan pariwisata untuk memperkuat hubungan sister city antara Darwin, Australia, dan Banda Neira, Maluku Tengah. Selain mempromosikan keindahan alam dan destinasi wisata Maluku, event internasional tersebut dinilai membuka peluang kerja sama di bidang ekonomi kreatif dan pengembangan sumber daya manusia.
Ketua Ambon Sailing Community, Niko Tulalessy, dalam Dialog Aspirasi Maluku, pada Senin, 10 Agustus 2026 di Pro1 RRI Ambon mengatakan kerja sama sister city melalui sektor pariwisata dapat memberikan dampak luas bagi pembangunan daerah. Salah satunya melalui peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus memperluas promosi destinasi wisata di Maluku Tengah ke pasar internasional.
Menurut Niko, peluang kerja sama juga dapat dikembangkan pada sektor ekonomi kreatif, termasuk kerajinan dan berbagai produk industri kreatif masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai dapat membuka akses pasar baru sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk lokal yang memiliki kekhasan budaya Maluku.
Selain pariwisata dan ekonomi kreatif, kerja sama sister city juga dapat diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia. Pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatif dinilai penting untuk memperkuat daya saing daerah di tingkat internasional.
Niko mencontohkan kerja sama Denpasar, Bali, dan Darwin yang telah menjalin kerja sama di bidang pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi Maluku untuk mengembangkan hubungan internasional berbasis pariwisata, sehingga Sail Darwin-Banda Neira Yacht Race tidak berhenti sebagai event olahraga, tetapi berkembang menjadi jembatan kerja sama ekonomi, budaya, dan pengembangan SDM antara Maluku dan Australia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....