Pemkab Malteng Serius Wujudkan Banda Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia
- 24 Jul 2026 15:36 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID Ambon— Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mengambil langkah strategis untuk mentransformasi Kepulauan Banda menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia melalui peluncuran Rencana Aksi (Renaksi) "Banda Green" pada Jumat,14/7/2026. Inisiatif terobosan ini dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan pariwisata modern yang tidak hanya menjual keindahan alam dan kekayaan sejarah, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan serta pelestarian lingkungan hidup secara terpadu.
Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, memaparkan bahwa konsep Banda Green berfokus pada integrasi pelestarian ekosistem darat dan bawah laut dengan pengelolaan cagar budaya rempah yang bernilai sejarah tinggi. Melalui pilar ini, pengembangan infrastruktur di pulau-pulau strategis Banda Neira akan disesuaikan dengan standar ramah lingkungan—mulai dari sistem pengelolaan sampah terpadu, penyediaan energi bersih, hingga fasilitas konektivitas publik yang selaras dengan bentang alam pesisir.
Guna mewujudkan visi besar tersebut, Pemkab Maluku Tengah mengusung strategi kolaborasi multipendanaan yang melibat pemangku kepentingan di berbagai tingkatan. Sinergi ketat terus dipacu bersama kementerian teknis—seperti Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pekerjaan Umum—guna menuntaskan dokumen perencanaan masterplan kawasan strategis nasional dan dukungan pembiayaan infrastruktur dasar.
Pengembangan ekowisata berbasis komunitas ini ditargetkan mampu memacu perekonomian lokal masyarakat pesisir secara langsung melalui pembukaan lapangan kerja baru di sektor jasa pariwisata dan ekonomi kreatif. Di saat yang sama, status Banda sebagai living heritage atau warisan sejarah yang hidup tetap menjadi benteng utama agar modernisasi pariwisata tidak mengikis kearifan lokal maupun merusak keaslian terumbu karang bawah lautnya.
Melalui komitmen terarah dalam program Banda Green ini, Maluku Tengah optimistis Kepulauan Banda mampu bersaing di tingkat internasional sebagai ikon pariwisata hijau Indonesia. Kolaborasi erat antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, dan masyarakat setempat dipastikan menjadi kunci utama untuk membawa keajaiban sejarah dan pesona alam Banda bersinar di panggung dunia secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....