Miliki 500 Wisata Bahari Potensial, Maluku Bidik Predikat Destinasi Wisata Dunia
- 14 Apr 2026 08:18 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Melkias Mozes Lohy membeberkan kekayaan luar biasa “Bumi Raja-Raja” yang mencatatkan sebanyak 1.050 situs pariwisata. Dari ribuan destinasi tersebut, terdapat sedikitnya 500 situs yang memiliki potensi sangat besar di sektor wisata bahari.
Pemerintah Provinsi Maluku kini lanjutnya, tengah membangun branding kuat untuk menjadikan wilayah Maluku sebagai pusat wisata bahari yang mendunia. Fokus ini diambil karena karakter geografis Maluku yang memang didominasi oleh pesisir dan keindahan bawah laut yang tiada tanding.
Meski demikian, Lohy mengakui bahwa mewujudkan visi besar tersebut dari sekadar konsep menjadi implementasi nyata adalah tantangan yang sangat berat. Dibutuhkan kerja keras ekstra agar konsep "wisata dunia" ini tidak hanya berhenti di atas kertas semata.
“Kondisi keuangan negara yang sedang tidak stabil saat ini menjadi dilema tersendiri bagi kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. Tanpa dukungan anggaran yang memadai, pimpinan daerah dan staf harus memutar otak untuk tetap menjalankan program-program strategis,” ujarnya kepada RRI.
Dikatakan, Dinas Pariwisata berkomitmen membangun ekosistem pariwisata yang kuat agar sektor ini menjadi sumber utama kesejahteraan masyarakat Maluku. Ia meyakini, dengan membangun menggunakan hati dan konsep yang jelas, masa depan pariwisata Maluku akan sangat cerah.
Pemerintah juga menyadari keterbatasan kemampuan finansial daerah sehingga langkah menggandeng investor menjadi hal yang wajib dilakukan. Dengan kolaborasi bersama pihak swasta, ekosistem wisata diharapkan dapat terbang tinggi sambil tetap menjaga kelestarian anugerah alam yang ada.
“Kita bisa memanfaatkan dan menjaga sumber daya alam yang dianugerahkan ini bagi kita. Saya yakin dengan ekosistem wisata yang baik, para turis akan mengatakan bahwa Maluku punya destinasi pariwisata berbeda dengan yang lain,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....