Maluku Minim Tour Guide, Dinas Pariwisata Dorong Kolaborasi & Kembangkan SDM Lokal

  • 10 Apr 2026 13:27 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Provinsi Maluku saat ini masih mengalami keterbatasan tenaga pemandu wisata (tour guide). Kondisi ini membuat banyak wisatawan yang datang terpaksa menggunakan jasa pemandu dari luar daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Maluku Melkias Mozes Lohy mengatakan, keterbatasan jumlah pemandu wisata menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Padahal, jika sumber daya manusia (SDM) ini dipersiapkan dengan baik, sektor tersebut memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja lokal.

Selama ini, pemerintah daerah telah menggelar pelatihan bagi calon pemandu wisata. Namun, kapasitasnya masih terbatas, dengan jumlah peserta sekitar 20 orang setiap tahun.

“Tahun 2026 ini efisiensi anggaran menjadi tantangan yang membuat program pelatihan tidak dapat dilaksanakan secara maksimal dan menyeluruh,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.

Meski diperhadapkan dengan keterbatasan anggaran, kadis harapkan hal tersebut tidak boleh menjadi penghambat dalam upaya pemberdayaan SDM lokal. Pemerintah mendorong adanya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta hingga pemerintah desa melalui pemanfaatan dana desa dan kerja sama lintas sektor.

Diharapkan dengan kolaborasi tersebut, masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton dalam perkembangan pariwisata, tetapi dapat berperan sebagai pelaku utama, khususnya sebagai pemandu wisata di daerahnya sendiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....