Pengunjung Benteng Amsterdam Dibuat Terpesona Akan Keindahannya

  • 23 Mar 2026 18:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Benteng Amsterdam di Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, semakin menarik perhatian wisatawal lokal maupun luar daerah. Keindahan arsitektur bersejarah yang dipadukan dengan panorama alam di sekitarnya membuat para pengunjung terpesona saat datang ke lokasi tersebut.

Bangunan utama dari Benteng Amsterdam pertama kali dibangun oleh Portugis dibawah pimpinan Fransisco Serrao pada tahun 1512 dan dijadikan loji (gudang) perdagangan.

Setelah Belanda menguasai Maluku, loji ini kemudian diubah menjadi kubu pertahanan dan dipermanenkan dengan nama Benteng Amsterdam oleh Gubernur Jenderal Arnold de Vlamingh van Oudshoorn

pada tahun 1642-1649.

Ratusan tahun berlalu, nuansa klasik dari benteng ini masih tetap terjaga. Dinding-dinding berukuran besar dengan pemandangan laut dan Pulau Seram menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan yang ingin menikmati suasana berbeda dari hiruk-pikuk perkotaan.

Salah satu pengunjung asal Kota Sorong, dr. Nita, mengaku kagum dengan kondisi benteng yang masih terawat baik. "Tadi sejenak duduk di lantai paling atas, saya merasa seperti kembali ke masa lalu. Di lantai ini lah kemungkinan orang Belanda memantau setiap kapal yang masuk ke tanah Hitu melalui laut Pulau Seram," kata dr. Nita kepada RRI di lokasi Benteng Amsterdam, Senin, 23 Maret 2026.

Menurutnya, balkon dan setiap sudut di benteng Amsterdam yang unik dan estetik terlihat seperti hidup. Hal inilah yang kemudian membawanya seperti berada di masa lampau.

"Tidak tahu dengan pengunjung yang lain, tapi ketika datang disini, saya merasa aura di dalam bangunan tua ini seakan hidup. Saya senang bisa sampai disini," ucapnya

Ira, teman dr. Nita yang jauh-jauh datang dari Kota Sorong, Papua, pun mengaku takjub dengan bangunan Benteng Amsterdam.

"Kami tahu dari TikTok. Dan hari ini puji Tuhan kami bisa sampai disini. Bagunannya keren, alamnya pun indah dan sejuk," ucapnya

Ira juga mengaku senang karena selain menikmati suasana benteng Amsterdam, mereka juga bisa menunjungi sumur tua Rumphius dan Gereja Tua Imanuel yang letekanya berdekatan dengan lokasi benteng.

"Saya suka telusuri sejarah-sejarah di Indonesia. Dan kunjungan kami hari ini, selain dapat cerita tentang Benteng Amsterdam, juga soal sumur tua Rumphius dan Gereja Tua Imanuel. Saya sangat senang," ujarnya

Kendati demikian, Ira berharap pihak pengelola benteng Amsterdam dapat melihat adanya sedikit genangan air di lantai III benteng.

"Tidak banyak, sedikit aja. Tapi ini harus dilihat takutnya ada pengunjung yang tergelincir karena licin," kata Ira menutup obrolannya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....