Menapak Gunung Api Banda, Mahakarya Alam di Kepulauan Rempah
- 23 Apr 2025 10:04 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Pulau Banda Kabupaten Maluku Tengah, tak hanya kaya akan sejarah dan pesona baharinya, tetapi juga menyimpan satu ikon alam yang memikat hati para petualang yakni, Gunung Api Banda. Gunung api ini sering juga disebut dengan Gunung Lewerani.
Menjulang setinggi 656 meter di atas permukaan laut, gunung ini menjadi magnet bagi pendaki dari berbagai penjuru. Meski ketinggiannya terbilang bersahabat, kemiringan jalur pendakian yang mencapai 15 hingga 30 derajat tetap menantang adrenalin.
Keunikan Gunung Api Banda terletak pada posisinya yang membentuk sebuah pulau tersendiri. Tak heran jika di kaki gunung, tepat di bibir pantai, masih terlihat rumah-rumah warga yang hidup berdampingan dengan alam.
Berbeda dari pendakian gunung lainnya, Gunung Api Banda menawarkan pengalaman menapak dari titik nol meter di atas permukaan laut. Waktu favorit untuk memulai pendakian adalah sekitar pukul 03.00 dini hari. Para pendaki memilih waktu ini demi mengejar momen matahari terbit.

Untuk menuju lokasi, wisatawan dapat menyeberang dari Banda Neira menggunakan kapal kayu atau speedboat. Perjalanan laut hanya memakan waktu sekitar 10 menit.
“Luar biasa pemandangan di sini, indah sekali. Kita bisa melihat seluruh lanskap Kepulauan Banda dari atas. Yang paling menarik, sepanjang jalur pendakian banyak anggrek tanah bermekaran,” tutur Ismail, salah satu pendaki yang ditemui tim RRI.
Gunung Api Banda bukan sekadar destinasi pendakian, tapi juga cermin keindahan alam dan warisan geologi Indonesia yang patut dijaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....