Tingkatkan Perekonomian, BUMDes Nusaniwe Kelola Wisata Paralayang

  • 31 Jan 2025 10:10 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan ekonomi, serta meningkatkan akses masyarakat desa terhadap lapangan kerja, dan mengurangi ketergantungan masyarakat desa terhadap kota, Pemerintah Negeri Nusaniwe melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), membantu perkembangan wisata Bukit Paralayang Ruhatu yang terletak di Desa Airlouw, Kecamatan Nusaniwe, Ambon.

Daerah ini menawarkan destinasi wisata alam dengan pemandangan indah dari bukit dengan ketinggian 100 meter diatas permukaan laut. Pengunjung yang datang ke lokasi ini, dapat menikmati berbagai Spot foto dan pastinya akan mendapatkan ketenangan dari hiruk-pikuk perkotaan yang mengurus pikiran dan tenaga selama beraktivitas.

Josef jack Bernard selaku Direktur BUMDes Gideon Nusaniwe saKTi Nusaniwe yang merupakan pengelola Destinasi wisata Paralayang mengaku, setelah pengelolaan beralih dari swadaya masyarakat ke BUMDes banyak perubahan yang terjadi di lokasi wisata.

Perubahan yang begitu nampak adalah fasilitas wisata seperti Toilet umum dan gazebo.

"Ini sekarang BUMDes yang kelola, banya perubahan yang terlihat di sini,"kata Josef.

Menurutnya, saat ini terdapat dua gazebo beton dan beberapa berbahan bambu beratapkan daun sagu (atap), juga terdapat spot foto berbentuk Kapal pesisir yang berada di atas ketinggian, sehingga pengunjung dapat bersua foto dengan pemandangan laut. Juga terdapat spot foto berbentuk Love dengan pemandangan laut biru yang indah, serta spot foto yang selalu dihiasi dengan ornamen -ornamen sesui peringatan Hari besar keagamaan seperti saat ini ornamen Imlek.

"Dengan hadirnya BUMDes kami juga bangun Toilet umum dan beberapa spot foto, sehingga menarik perhatian pengunjung,"ungkapnya.

Salah satu pengunjung saat bersua foto di spot foto berbentuk love dengan pemandangan laut

Diakuinya, BUMDes juga memberdayakan pelaku UMKM dengan memberikan mereka tempat untuk berjualan aneka cemilan dan minuman di lokasi wisata. Selain itu juga pemberdayaan masyarakat sekitar untuk membangun gazebo.

"Ada dua pelaku UMKM yang kami izinkan berjualan di sini, jadi pengunjung juga terbantu karena bisa belanja cemilan dan minuman,"terangnya.

Destinasi Wisata alam ini juga memberikan tawaran berkemah bagi pecinta alam, dan terbuka untuk umum.

"Untuk saat ini kami baru punya 3 tenda untuk disewakan, namun akan kami perbanyak,"kata Bernard.

Pengunjung yang mau berkemah di lokasi ini, dapat membayar biaya sewa lokasi Rp 50 ribu dan sewa tenda Rp 50 ribu.

"Kalau yang bawa tenda sendiri hanya bayar Rp 50 ribu saja, tapi kalau sewa tenda di sini ya Rp 50ribu juga, jadi bajet Rp 100 ribu,"jelasnya.

Destinasi wisata Bukit Paralayang Negeri Nusaniwe dibuka pada pukul 07.00 WIT dan tutup pukul 19.00 WIT.

"Aman di sini untuk berkemah, kalau sudah jam 7 malam kami tutup sehingga tidak ada orang yang masuk ke sini,"tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....