Pakaian Adat Maluku Makin Banyak Diminati, Terlaris MBD

  • 25 Mei 2025 10:11 WIB
  •  Ambon

KBRN Ambon: Pakaian adat Maluku, warisan budaya leluhur, kini mulai banyak diminat, tidak hanya di Maluku tetapi juga di berbagai daerah. Beberapa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah memanfaatkan pakaian adat Maluku sebagai produk yang dapat menghasilkan uang.

Salah satu pelaku UMKM, Joni Jonsa dihubungi RRI mejelaskan, bisnis jual beli atau sewa busana tradisional Maluku yang dilakoninya sudah berjalan selama lima tahun

Dia menyebut, salah satu pakaian adat yang populer dan paling banyak diminati adalah busana adat dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD)

"Pakaian adat Maluku Barat Daya ini yang paling terkenal. Kain tenunnya bermotif garis-garis dan warna dominan merah terang. Baju ini sering digunakan dalam upacara adat dan kegiatan keagamaan," terang Joni kepada RRI kemarin.

Ditambahkan, pendapatan yang diperoleh pelaku UMKM dari bisnis pakaian adat Maluku juga sangat luar biasa, sehingga makin banyak yang tergiur untuk menjalankan bisnis jual beli sewa pakaian adat.

"Satu pasang mulai dari kain tenun, syal tenun, bulan sabit dan gelang dengan harga 100 rbu untuk disewa, sedangkan kalau untuk dijual 500 rbu rupiah. Bahkan ada yang disewa dan dibawa ke luar negeri," ungkap Joni.

Menurutnya, saat ini, beberapa pelaku UMKM telah menjalankan bisnis pakaian adat Maluku ini secara online maupun offline. Mereka menggunakan bahan-bahan modern dan aksesoris yang memukau untuk meningkatkan nilai jual produk.

"Mereka juga tahu bahwa pemanfaatan pakaian adat harus tetap memperhatikan fungsi dan makna aslinya," ujarnya.

Dengan kreativitas dan inovasi, Joni menegaskan, pelaku UMKM dapat membantu melestarikan budaya Maluku sambil meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....