Fenomena Meningkatnya Anak Jalanan di Ambon

  • 21 Apr 2026 20:15 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Fenomena meningkatnya jumlah anak jalanan di Kota Ambon kembali menjadi sorotan publik. Di sejumlah titik keramaian seperti lampu merah dan kawasan pasar, anak-anak terlihat mengamen, hingga meminta-minta. Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama terkait masa depan pendidikan dan kesejahteraan mereka.

Ardi, salah satu pengamat sosial menilai, munculnya anak jalanan tidak bisa dilepaskan dari faktor ekonomi keluarga yang sulit, kurangnya pengawasan orang tua, serta minimnya akses pendidikan yang layak. Banyak dari mereka terpaksa turun ke jalan untuk membantu perekonomian keluarga, sehingga pendidikan menjadi hal yang terabaikan.

Padahal, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang dijamin oleh negara.

Dalam hal ini, tanggung jawab utama sebenarnya berada pada berbagai pihak. Pemerintah daerah melalui dinas sosial dan dinas pendidikan memiliki peran penting dalam mendata, membina, serta menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak jalanan.

Program seperti sekolah terbuka, pendidikan nonformal, hingga rumah singgah dinilai dapat menjadi solusi konkret untuk mengembalikan mereka ke bangku sekolah. Namun, tanggung jawab tersebut tidak hanya berhenti pada pemerintah.

Pengamat lain, Thomas, menyebut orang tua tetap memiliki peran utama dalam memastikan anak-anak mereka mendapatkan pendidikan yang layak. Kesadaran akan pentingnya sekolah perlu terus ditingkatkan, terutama bagi keluarga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Tanpa dukungan dari keluarga, upaya pemerintah seringkali tidak berjalan maksimal.

Selain itu, peran masyarakat dan lembaga swadaya juga sangat dibutuhkan. Komunitas sosial, relawan, hingga organisasi kemanusiaan dapat menjadi jembatan dalam memberikan pendampingan, pelatihan keterampilan, serta motivasi kepada anak-anak jalanan. Kolaborasi lintas sektor ini diyakini mampu menciptakan perubahan yang lebih signifikan.

jika persoalan ini tidak segera ditangani secara serius, maka akan berdampak pada meningkatnya angka putus sekolah dan kemiskinan di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah terpadu dan berkelanjutan agar anak-anak jalanan di Ambon tidak kehilangan hak mereka untuk belajar dan memiliki kehidupan yang lebih layak.

Dengan kerja sama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat, harapan untuk mengubah nasib anak jalanan bukanlah hal yang mustahil. Mereka bukan sekadar angka statistik, melainkan generasi masa depan yang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....