Dampak Stunting Terhadap Perkembangan Otak Anak

  • 25 Nov 2024 07:40 WIB
  •  Ambon


KBRN, Ambon : Stunting merupakan masalah serius yang berhubungan dengan kurangnya asupan gizi kronis pada anak, mulai dari masa kandungan hingga awal kehidupan mereka.

"Dampak stunting tidak hanya berpengaruh pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan otak anak, terutama dalam hal kemampuan kognitif dan motorik," ujar dr. Semuel A. Wagiu, Sp.N di RSUD dr. M. Haulussy Ambon kepada RRI, Senin (25/11/2024).

Dokter Semuel mengatakan, Anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki kemampuan kognitif yang lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengalami stunting.

Anak-anak stunting sering mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, memahami pelajaran, serta menyelesaikan tugas-tugas sekolah. Hal ini dikarenakan kurangnya asupan gizi yang memengaruhi perkembangan otak sejak dini.

Selain itu, anak-anak dengan stunting juga berpotensi memiliki IQ yang lebih rendah dibandingkan anak-anak dengan gizi yang cukup. Dampak ini akan memengaruhi kemampuan mereka dalam berpikir, mengingat, dan memecahkan masalah, yang pada akhirnya dapat mengganggu proses belajar mereka di sekolah.

"Stunting berpengaruh pada kematangan perkembangan motorik anak, yang terlihat dari keterlambatan dalam pencapaian tonggak perkembangan seperti merangkak, duduk, hingga berjalan," jelas dr. Semuel.

Sementara itu, anak-anak yang mengalami stunting cenderung memiliki koordinasi yang kurang baik, terutama dalam hal koordinasi tangan, mata, dan keseimbangan.

Gangguan pada kemampuan motorik ini berpotensi menghambat perkembangan fisik anak, yang tentunya berpengaruh pada aktivitas sehari-hari mereka. Keterlambatan perkembangan ini perlu diwaspadai karena dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup anak-anak stunting.

Pentingnya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi yang optimal sejak masa kehamilan hingga masa awal kehidupan anak. Dengan memastikan asupan gizi yang cukup dan seimbang, kita dapat mencegah terjadinya stunting dan dampak negatifnya terhadap perkembangan anak.

Upaya pencegahan yang dilakukan secara menyeluruh dan terencana sangat penting untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik maupun kognitif.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....