Brace Hamza & Pesona Bocah 16 Tahun Warnai Laga Pramusim Barcelona di Birmingham
- 02 Agt 2026 06:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Birmingham - Penyerang muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, sukses meluncurkan debut impian dengan memborong dua gol saat FC Barcelona menahan imbang klub Inggris, Birmingham City, dengan skor 2-2 di Stadion St. Andrew's. Kendati Barcelona akhirnya kalah 2-3 melalui drama adu penalti, sorotan utama laga pramusim ini tertuju pada barisan daun muda La Masia yang diturunkan manajer Hansi Flick.
Di tengah absennya para pilar utama pasca-Piala Dunia, Flick berani memercayakan lini serang kepada kombinasi penyerang baru dan talenta akademi. Terbukti sejak babak pertama dimulai, permainan ofensif Barcelona langsung dimotori oleh wonderkid berusia 16 tahun, Ebrima Tunkara, yang diplot sebagai gelandang serang.
Mengandalkan visi bermain yang visioner dan keunggulan fisik di atas rata-rata usianya, Ebrima Tunkara konstan menjadi kreator serangan berbahaya. Meski Birmingham sempat memimpin lebih dulu lewat gol sundulan August Priske pada menit ke-31, agresivitas lini tengah Blaugrana yang dikomandoi Tunkara membuat tim tamu cepat merespons.
Memasuki menit ke-42, akselerasi tajam di lini depan memaksa barisan pertahanan Birmingham melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Hamza Abdelkarim yang maju sebagai eksekutor penalti tampil dengan sangat dingin untuk mengecoh kiper James Beadle, sekaligus mengubah papan skor menjadi imbang 1-1 hingga turun minum.
Striker berusia 18 tahun tersebut kembali menunjukkan ketajamannya di menit ke-60 setelah melepaskan penyelesaian akhir mematikan yang membawa Barcelona berbalik unggul 2-1. Kerja sama apik antara Hamza Abdelkarim di ujung tombak dan suplai bola matang dari Ebrima Tunkara menuai pujian selangit dari Hansi Flick usai laga.
Flick mengaku sangat puas dengan insting mencetak gol Hamza sebagai striker nomor sembilan baru, sekaligus mengagumi ketenangan Tunkara dalam mengontrol ritme permainan tim senior. Tuan rumah Birmingham sendiri baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-68 melalui sepakan Jhon Solís sebelum laga terpaksa dilanjutkan ke babak tos-tosan.
Pada babak adu penalti, dewi fortuna lebih berpihak kepada Birmingham setelah kiper mereka tampil impresif menggagalkan tiga eksekutor Barcelona. Kendati kalah dalam babak penalti, tur Inggris ini menjadi sinyal positif bagi masa depan Barcelona berkat sinarnya performa Hamza dan Ebrima Tunkara.
Keberanian memainkan bocah 16 tahun seperti Tunkara sejak menit awal membuktikan bahwa regenerasi La Masia tetap menjadi tumpuan utama klub raksasa Spanyol tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....