Soekarno Cup Jadi Harapan Baru Kebangkitan Sepak Bola Maluku
- 26 Mei 2026 09:50 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Minimnya agenda kompetisi sepak bola resmi di Provinsi Maluku membuat kehadiran turnamen Soekarno Cup disambut antusias masyarakat. Turnamen yang digagas DPD PDI Perjuangan Maluku itu dinilai menjadi angin segar bagi para pencinta sepak bola di provinsi seribu pulau ini.
Ratusan warga memadati area pertandingan dengan harapan kompetisi tersebut dapat digelar secara rutin dan berkelanjutan. Mereka menilai Soekarno Cup mampu menghidupkan kembali gairah sepak bola yang selama ini mulai meredup di Maluku.
Salah seorang pencinta sepak bola lokal, Iwan, mengaku mengapresiasi langkah PDI Perjuangan Maluku menghadirkan turnamen tersebut. Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir hampir tidak ada kompetisi resmi yang dapat menjadi wadah bagi para pemain muda.
“Turnamen yang selama ini berlangsung kebanyakan hanya sebatas pertandingan antarkampung atau tarkam. Karena itu, masyarakat berharap Soekarno Cup dapat terus dipertahankan dan menjadi agenda tahunan sepak bola Maluku,” ujarnya penuh harap.
Sementara ituu, Wartawan Olahraga Senior Maluku, Novi Pinentoan, menilai Maluku sebenarnya memiliki sejarah panjang sebagai daerah penghasil talenta sepak bola nasional. Banyak pemain asal Maluku yang pernah memperkuat klub-klub besar hingga Tim Nasional Indonesia di level internasional.
Namun, Novi menyayangkan minimnya event sepak bola dalam beberapa tahun terakhir yang berdampak pada terhambatnya regenerasi pemain muda. Ia menegaskan Soekarno Cup bisa menjadi wadah strategis untuk menjaring dan mengasah bibit-bibit potensial dari berbagai daerah di Maluku.
Turnamen tersebut diinisiasi langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur Watubun, yang prihatin melihat kondisi sepak bola daerah yang dinilai mengalami mati suri. Ketiadaan kompetisi rutin disebut menjadi salah satu penyebab menurunnya perkembangan sepak bola lokal.
Saat ini, Soekarno Cup baru digelar di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Seram Bagian Timur. Meski demikian, panitia bersama DPD PDI Perjuangan Maluku tengah melakukan konsolidasi untuk memperluas pelaksanaan turnamen ke wilayah Tenggara Raya.
Masyarakat sepak bola Maluku kini menaruh harapan besar terhadap keberlanjutan Soekarno Cup. Turnamen tersebut diharapkan menjadi batu loncatan bagi kebangkitan kembali kejayaan sepak bola Maluku di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....