BI Dorong Sektor Perikanan Topang Perekonomian Maluku
- 24 Jun 2024 14:26 WIB
- Ambon
KBRN,Ambon: Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Maluku menilai, sektor perikanan Maluku memiliki peran yang besar dalam perekonomian.
Kepala KPw BI Provinsi Maluku, Rawindra Ardiansah menegaskan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan produktivitas sektor perikanan Maluku melalui implementasi strategi yang tepat.
Untuk mempertemukan pihak-pihak yang berkepentingan secara intensif, BI Maluku menggelar Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Maluku yang bertema "Penguatan Kapasitas Perikanan Berkelanjutan". Tujuannya untuk menyampaikan perkembangan
terkini perekonomian Maluku termasuk perikanan.
"Kegiatan sukses digelar BI Maluku, bekerjasama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri pada Kamis, 6 Juni 2024,"papar Rawindra, Senin (24/6/2024)
Kegiatan itu disinergikan dengan 'Sustainable Fisheries in Ambon: Coaching Clinic and Business Matching' hasil kolaborasi BI Maluku dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri RI dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Maluku sekaligus menjadi pre-event Strategic Flagship Event (SFE) Maluku Manggurebe yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang.
Rawindra beberkan ekonomi Maluku terus menjadi perhatian. Dari kajian, Perekonomian Maluku pada Triwulan I 2024 tumbuh 5,41 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2023 yang tumbuh 4,77 persen. Angka
tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Nasional yang tumbuh 5,11 persen.
Dari sisi Lapangan Usaha atau Penawaran, peningkatan pertumbuhan ekonomi Maluku didorong oleh kinerja Lapangan Usaha Administrasi Pemerintah dengan pertumbuhan 7,34 persen tumbuh signifikan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang terkontraksi -1,92 persen. Akselerasi ini seiring dengan penyelenggaraan Pemilu serentak pada triwulan I 2024, serta pembayaran THR yang mulai digulirkan pada triwulan ini.
"Selain itu, kinerja Lapangan Usaja Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tetap tumbuh kuat diangka 4,90 persen sejalan dengan masuknya periode panen padi dan dampak El Nino yang telah mereda,"paparnya.
Rawindra juga tegaskan pentingnya dan besarnya peran sektor perikanan dalam menopang perekonomian Maluku. Menurut data Kementerian Kelautan Perikanan, terdapat sekitar 4,39 juta ton sumber daya ikan di wilayah laut Maluku,.
Jumlah ini sekitar 36 persen dari total sumber daya ikan nasional. Sementara itu, jika melihat data produksi, hasil produksi perikanan Maluku baru sekitar 11-12 persen jika dibandingkan dengan potensinya.
"Oleh karena itu, kita perlu terus mendorong strategi penguatan dan sinergi dalam mendorong sektor perikanan Maluku agar dapat meningkatkan
kesejahteraan Masyarakat Maluku," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....