Jaga Sumberdaya, Negeri Rutong Buka Sasi Laut
- 27 Feb 2024 14:41 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Pemerintah Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon melaksanakan ritual adat buka sasi laut untuk tiga jenis biota laut yakni teripang, lola, dan lobster bertempat di Pantai Negeri Rutong, Selasa (27/2/2024).
Pembukaan sasi laut yang merupakan salah satu bentuk tradisi berbasis kearifan lokal guna menjaga kelestarian ekosistem di laut itu, dihadiri oleh Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Muhammad Yusuf, Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Provinsi dan Kota Ambon, serta para Raja se-Kecamatan Leitimur Selatan.
Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella mengatakan tradisi sasi di Negeri Rutong telah berlaku sejak tahun 2020 untuk tiga jenis biota laut yakni teripang, Lola dan lobster, yang merupakan komoditi andalan dan mengalami perkembangan yang sangat baik selama tutup sasi.
"Hari ini pelaksanaan buka sasi, dan masyarakat di Negeri Rutong diharapkan dapat memperoleh manfaat ekonomi dari ketiga jenis biota laut tersebut," ujarnya.

Lanjut dikatakan, untuk menyemarakkan buka sasi tahun ini, Pemerintah Negeri Rutong mengemasnya menjadi salah satu event wisata yang dapat menarik minat pengunjung. Disamping itu, menjadi bagian dari promosi untuk mengenalkan lebih jauh rencana pengembangan pariwisata terintegrasi, baik wisata pantai, hutan sagu, dan mangrove.
"Ritual buka sasi merupakan bagian dari langkah Pemerintah Negeri Rutong bersama pemangku adat mengenalkan Gerakan Rutong Biru, satu upaya serius untuk mengembangkan sektor perikanan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," jelasnya.
Sementara itu, Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena sangat mengapresiasi kegiatan buka sasi yang dilakukan Pemerintah Negeri Rutong sebagai upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, adat istiadat di negeri-negeri adat di Kota Ambon.
"Sasi laut ini sebagai tanggung jawab kita untuk menjaga kelestarian tidak hanya sekedar mengeksploitasi, tetapi juga menjaga keberlanjutannya untuk juga generasi mendatang," ujar Wattimena.
Wattimena juga mendorong seluruh negeri-negeri adat di Kota Ambon untuk giat melakukan berbagai kegiatan atau upaya dalam rangka menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat istiadat, dan budaya yang berlaku pada negeri masing-masing negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....