14 Tahun Negeri Seilale Tanpa Raja, Ini Kendalanya
- 07 Nov 2023 14:33 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Sejatinya, sebuah negeri adat di Pulau Ambon dan Provinsi Maluku pada umumnya dipimpin oleh seorang kepala pemerintahan adat atau disebut Raja.
Namun, belakangan ini, ada beberapa negeri adat di Ambon yang harus dipimpin pejabat sementara (Pjs).
Itu dikarenakan proses untuk melahirkan raja definitif kerap terkendala dengan adanya tarik ulur mata rumah parentah.
Seperti di Negeri Seilale, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Selain matarumah Lopiez mengklaim sebagai turunan asli raja, matarumah Kailola pun demikian.
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa hampir 14 tahun lamanya, negeri Seilale harus kekosongan kursi raja definitif
Untuk mencari jalan keluar atas persoalan tersebut, Komisi I DPRD Kota Ambon telah mengundang pihak-pihak terkait termasuk saniri dan ketua matarumah untuk dibahas secara bersama.
Dari hasil rapat, ternyata keterlambatan suksesi raja definitif di Seilale dikarenakan lembaga saniri negeri setempat tidak mampu untuk mengeksekusi peraturan negeri (perneg) tentang siapa yang berhak menjadi mata rumah parentah.
"Jadi saniri belum mampu mengeksekusi tugas pokoknya yakni membuat perneg siapa mata rumah parentah. Makanya susksesi raja di Seilale alami keterlambatan yang cukup lama," kata Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Jafry Taihuttu di Ambon, Selasa (7/11/2023)
Menurutnya, jika penetapan matarumah parentah sudah diatur dalam perneg, maka urusan melahirkan raja definitif akan menjadi gampang.
Matarumah parentah melalui ketua matarumah tinggal memutuskan dalam musyawarah internal matarumah untuk siapa yang menjadi calon raja kedepan.
"Tapi karena tidak ada perneg itu, makanya jadinya sulit," ucapnya
Namun, Politisi PDI Perjuangan itu tak menapik jika pembuatan Perneg bukanlah hal gampang. Bukan duduk lalu memutuskan siapa yang menang. Disana harus juga dilakukan uji publik sampai pada persetujuan dari pemerintah daerah.
"Makanya kami undang untuk digelar rapat bersama. Soal beda pendapat itu biasa. Intinya kita akan kawal ini dengan harapan Seilale bisa segera memiliki raja definitif tanpa ada masalah," tukasnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....