Harga Cabai Rawit Tertinggi di Maluku Capai Rp220 Ribu di SBT

  • 07 Okt 2026 10:29 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Harga cabai rawit di Provinsi Maluku masih beragam, dengan harga tertinggi mencapai Rp220.000 per kilogram di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Kondisi ini menjadikan SBT sebagai wilayah dengan harga cabai rawit paling tinggi dibandingkan 10 kabupaten/kota lainnya, sekaligus menunjukkan disparitas cukup besar antarwilayah di provinsi kepulauan ini.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, pada Rabu, 7 Oktober 2026, tercatat harga cabai rawit di Ambon tercatat Rp143.333 per kilogram. Sementara harga di Maluku Tenggara dan Maluku Tengah masing-masing juga berada pada Rp143.333 per kilogram.

Untuk Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) harga tercatat Rp140 ribu per kilogram, sedangkan Kepulauan Aru mencapai Rp133.333 per kilogram. Selanjutnya, harga di Tual dan Buru Selatan masing-masing berada pada Rp123.333 per kilogram.

Di Kabupaten Buru, harga cabai rawit tercatat Rp120.000 per kilogram, sedangkan di Maluku Barat Daya mencapai Rp125.000 per kilogram. Adapun harga terendah tercatat di Kepulauan Tanimbar sebesar Rp80.000 per kilogram.

Perbedaan harga juga terlihat pada komoditas cabai keriting di sejumlah wilayah Maluku. Harga tertinggi cabai keriting tercatat di Buru Selatan sebesar Rp123.333 per kilogram, sementara harga terendah berada di Kota Tual sebesar Rp70.000 per kilogram.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku, Ina Wati Tahir mengungkapkan kenaikan harga cabai rawit di Maluku dipengaruhi kemarau panjang. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan produksi di sejumlah daerah sentra, sehingga pasokan ikut berkurang.

"Kekeringan menyebabkan tanaman cabai kekurangan air sehingga hasil panen petani menurun dan jumlah cabai yang didistribusikan menurun," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....